Pemkot Bengkulu Siagakan Puluhan Personel untuk Pengamanan Libur Nataru Bengkulu
Pemerintah Kota Bengkulu mengerahkan puluhan personel Dishub dan Polresta untuk memastikan Pengamanan Libur Nataru Bengkulu berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat serta wisatawan.
Pemerintah Kota Bengkulu telah mengambil langkah proaktif dengan menyiagakan puluhan anggota Dinas Perhubungan (Dishub) di berbagai titik strategis. Penyiagaan ini bertujuan untuk menjamin keamanan, kelancaran lalu lintas, dan kenyamanan masyarakat serta wisatawan selama musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Sebanyak 40 personel Dishub akan ditempatkan di wilayah perbatasan dan objek wisata yang ramai pengunjung.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, menyatakan bahwa personel Dishub akan bergabung dalam Operasi Lilin Nala Polresta Bengkulu. Mereka akan bersiaga di pos-pos pengamanan dan pelayanan, serta tergabung dalam operasi tersebut untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat. Langkah ini diambil untuk memastikan pengalaman liburan yang positif dan aman bagi semua pihak.
Selain penempatan di posko, anggota Dishub juga akan secara rutin melakukan patroli di sejumlah titik keramaian yang berpotensi mengalami peningkatan aktivitas. Titik-titik ini mencakup kawasan wisata dan lokasi lain yang dipetakan rawan kemacetan atau kecelakaan lalu lintas. Harapannya, upaya ini dapat menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib di Kota Bengkulu.
Fokus Dishub dalam Pengamanan Lalu Lintas
Dinas Perhubungan Kota Bengkulu mengerahkan total 40 personel untuk memperkuat pengamanan selama periode libur Nataru. Personel ini memiliki tugas utama untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan mencegah potensi kemacetan di area-area vital. Penempatan mereka difokuskan pada wilayah perbatasan kota serta objek-objek wisata populer yang diperkirakan akan dipadati pengunjung.
Medy Pebriansyah menjelaskan bahwa penempatan personel Dishub juga mencakup lokasi-lokasi yang telah diidentifikasi berpotensi tinggi terjadi kepadatan. Ini termasuk area rawan kerawanan dan kecelakaan lalu lintas, guna meminimalisir risiko yang mungkin timbul. Patroli rutin akan menjadi bagian integral dari strategi pengamanan ini untuk memastikan respons cepat terhadap setiap insiden.
Kehadiran personel Dishub diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan dan wisatawan. Dengan demikian, masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar daerah dapat menikmati waktu liburan mereka di Bengkulu tanpa hambatan berarti. Pengamanan Libur Nataru Bengkulu menjadi prioritas utama bagi Pemerintah Kota.
Dukungan Polresta Bengkulu dalam Operasi Lilin
Sejalan dengan upaya Pemkot, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bengkulu turut melaksanakan Operasi Lilin 2025 untuk Pengamanan Libur Nataru Bengkulu. Operasi ini melibatkan penyediaan 120 personel kepolisian yang siap siaga untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Personel Polresta akan ditempatkan di berbagai lokasi yang ramai pengunjung dan objek wisata.
Kepala Polresta Bengkulu, Kombes Pol Sudarno, menjelaskan bahwa seperti tahun-tahun sebelumnya, Kota Bengkulu diprediksi akan kembali dipadati wisatawan. Oleh karena itu, empat pos pengamanan telah disiapkan untuk menampung personel yang bersiaga. Posko-posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi dan pelayanan bagi masyarakat.
Keempat posko tersebut meliputi posko terpadu di Pantai Panjang, posko pengamanan di Pantai Jakat, posko pelayanan di pintu Tol Bengkulu - Taba Penanjung, dan pos pelayanan di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu. Penempatan strategis ini memastikan cakupan pengamanan yang luas di seluruh wilayah kota. Kesiapan personel dan posko ini merupakan bagian penting dari strategi Pengamanan Libur Nataru Bengkulu.
Imbauan Keamanan untuk Masyarakat dan Wisatawan
Dalam rangka menjaga keamanan bersama, Kombes Pol Sudarno juga menyampaikan imbauan penting kepada seluruh masyarakat Kota Bengkulu dan wisatawan. Beliau menekankan agar selalu waspada dan berhati-hati, terutama saat berada di tempat-tempat wisata yang ramai pengunjung. Kewaspadaan ini krusial untuk menghindari potensi tindak pidana.
Masyarakat diingatkan untuk tidak menjadi korban tindak pidana dan sebisa mungkin menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama liburan. Peningkatan pengawasan pribadi terhadap barang bawaan dan lingkungan sekitar sangat dianjurkan. Ini adalah bagian dari upaya kolektif untuk menciptakan lingkungan yang aman.
Imbauan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya keamanan diri dan lingkungan. Dengan kerja sama antara aparat keamanan dan masyarakat, diharapkan Pengamanan Libur Nataru Bengkulu dapat berjalan sukses. Semua pihak dapat menikmati perayaan dengan damai dan tanpa insiden yang merugikan.
Sumber: AntaraNews