Pemkot Bengkulu Pasang 17 Lampu PJU Pasar Subuh, Tingkatkan Keamanan dan PAD

Pemerintah Kota Bengkulu mengoptimalkan fasilitas publik dengan memasang 17 lampu PJU Pasar Subuh, bertujuan meningkatkan keamanan, kenyamanan, serta potensi retribusi parkir di kawasan strategis tersebut.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Bengkulu Pasang 17 Lampu PJU Pasar Subuh, Tingkatkan Keamanan dan PAD
Pemerintah Kota Bengkulu mengoptimalkan fasilitas publik dengan memasang 17 lampu PJU Pasar Subuh, bertujuan meningkatkan keamanan, kenyamanan, serta potensi retribusi parkir di kawasan strategis tersebut. (AntaraNews)

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu telah mengambil langkah strategis dengan memasang 17 titik lampu penerangan jalan umum (PJU) di kawasan Pasar Subuh atau Pasar 56. Pemasangan ini merupakan bagian dari upaya Pemkot untuk mendukung rencana pengaktifan kembali Pasar Subuh yang berlokasi di Jalan Kedondong, kawasan Pasar Panorama. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bengkulu, Soni Risdianto, menjelaskan bahwa pemasangan PJU ini difokuskan pada ruas jalan strategis. Area tersebut mencakup Jalan Kedondong, Jalan Belimbing, hingga Simpang Balai Buntar Kota Bengkulu. Proyek ini bertujuan utama untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh aktivitas di pasar.

Dengan penerangan yang memadai, diharapkan aktivitas ekonomi di Pasar Subuh dapat berjalan lebih tertib dan aman. Selain itu, pemasangan PJU ini juga diharapkan tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas di sekitar area pasar. Pemkot Bengkulu berkomitmen untuk memastikan kawasan pasar tidak lagi gelap saat pedagang mulai beraktivitas pada dini hari.

Pemasangan 17 lampu PJU di kawasan Pasar Subuh oleh Pemkot Bengkulu memiliki tujuan ganda. Salah satunya adalah untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan, khususnya bagi para pedagang dan pembeli yang beraktivitas sejak dini hari. Penerangan yang memadai menjadi faktor krusial dalam menata Pasar Subuh agar kegiatan ekonomi dapat berlangsung dengan lancar dan tertib.

Menurut Soni Risdianto dari Dishub Kota Bengkulu, lampu-lampu ini dipasang di lokasi yang sebelumnya minim penerangan. Ruas jalan strategis yang menjadi fokus pemasangan meliputi Jalan Kedondong, Jalan Belimbing, hingga Simpang Balai Buntar di Kota Bengkulu. Hal ini diharapkan dapat mengurangi potensi gangguan keamanan dan risiko kecelakaan lalu lintas di area tersebut.

Dengan adanya lampu tambahan ini, kawasan pasar tidak akan lagi gelap gulita saat pedagang mulai membuka lapak pada sore hingga malam hari. Kondisi terang benderang ini akan menciptakan lingkungan yang lebih kondusif. Kehadiran PJU juga mendukung kelancaran arus lalu lintas di sekitar Pasar Subuh.

Selain aspek keamanan dan kenyamanan, Pemkot Bengkulu juga berencana mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir. Rencana ini sejalan dengan pengoperasian kembali Pasar Subuh di Jalan Kedondong. Kawasan ini diidentifikasi memiliki potensi retribusi parkir yang cukup besar bagi Kota Bengkulu.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu, Noni Yuliesti, menegaskan komitmennya. Ia memastikan bahwa retribusi parkir di Jalan Kedondong akan tetap berjalan optimal meskipun nantinya ada aktivitas Pasar Subuh. Upaya ini mencerminkan langkah Pemkot untuk memaksimalkan potensi pendapatan dari fasilitas publik yang ada.

Optimalisasi retribusi parkir ini tidak hanya berfokus pada Jalan Kedondong, tetapi juga mencakup lokasi parkir lain di wilayah kota. Dengan pengelolaan yang baik, diharapkan Pasar Subuh tidak hanya menjadi pusat ekonomi yang hidup. Namun, juga turut berkontribusi signifikan terhadap peningkatan PAD Kota Bengkulu.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi