Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung bersama sejumlah mahasiswa menggelar Shalat Ghaib. Kegiatan ini dilaksanakan secara khidmat untuk mendoakan Almarhum Affan Kurniawan. Affan Kurniawan merupakan korban meninggal dunia dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia Jakarta pada Jumat, 29 Agustus.
Shalat Ghaib tersebut berlangsung pada hari Sabtu, 30 Agustus, di Halaman Markas Polda Kepulauan Bangka Belitung. Acara ini menjadi simbol solidaritas dan kepedulian mendalam dari pihak kepolisian serta elemen mahasiswa. Mereka bersatu dalam duka atas musibah yang menimpa almarhum di tengah hiruk pikuk demonstrasi.
Kabid Humas Polda Babel, Fauzan Sukmawansyah, menjelaskan bahwa inisiatif ini menunjukkan empati yang kuat. Kegiatan ini juga menegaskan komitmen bersama dalam menjaga kondusifitas di wilayah. Aksi ini menjadi simbol persatuan yang erat antara aparat keamanan dan masyarakat sipil di tengah dinamika sosial yang berkembang.
Advertisement
Advertisement
Kegiatan Shalat Ghaib yang diselenggarakan di Mapolda Kepulauan Bangka Belitung menjadi cerminan nyata dari kepedulian. Ini adalah wujud duka cita dan empati yang mendalam dari kepolisian serta mahasiswa. Mereka bersatu dalam menghadapi musibah yang dialami Almarhum Affan Kurniawan, menunjukkan solidaritas lintas institusi.
Fauzan Sukmawansyah secara lugas menegaskan bahwa ini adalah bentuk kepedulian bersama yang tulus. Baik dari pihak mahasiswa yang berorasi maupun anggota Polri di Bangka Belitung. Kolaborasi unik ini menunjukkan sinergi positif yang patut dicontoh antara kedua belah pihak dalam suasana duka.
Inisiatif menggelar Shalat Ghaib ini diharapkan dapat memberikan dukungan moral yang signifikan bagi keluarga almarhum. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat tali silaturahmi. Hal ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kedamaian dan ketertiban dalam setiap penyampaian aspirasi publik.
Advertisement
Partisipasi aktif dari kedua belah pihak dalam Shalat Ghaib ini menunjukkan kematangan berdemokrasi. Mereka mampu memisahkan antara tuntutan politik dan nilai-nilai kemanusiaan. Ini adalah langkah maju dalam membangun hubungan yang harmonis antara penegak hukum dan masyarakat.
Advertisement
Setelah pelaksanaan Shalat Ghaib selesai dilaksanakan, para mahasiswa kembali melanjutkan orasi mereka. Aksi ini berlangsung di Mapolda Kepulauan Bangka Belitung. Suasana tetap terjaga kondusif, aman, dan tertib, mencerminkan komitmen bersama untuk aksi damai.
Fauzan Sukmawansyah menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kelancaran aksi tersebut. "Alhamdulillah, aksi demonstrasi para mahasiswa di Mapolda Kepulauan Babel berjalan dengan kondusif, aman, lancar dan tertib," ujarnya. Ini menunjukkan kematangan dan tanggung jawab dalam menyampaikan aspirasi.
Keluarga besar Polda Kepulauan Babel turut menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Mereka berharap Almarhum Affan Kurniawan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Doa tulus ini mencerminkan simpati dan empati yang mendalam dari institusi kepolisian.
Advertisement
"Kami menyampaikan duka mendalam, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi cobaan ini," pungkas Fauzan. Pernyataan ini menegaskan dukungan moral penuh dari Polda Babel kepada keluarga almarhum.
Sumber: AntaraNews