Mobil Baru Suzuki akan Diluncurkan pada Juni 2026, Beroperasi dengan 100 Persen Etanol
Maruti Suzuki akan segera merilis mobil menggunakan bahan bakar flex fuel E100. Model Fronx dan Wagon R menjadi kandidat utama untuk peluncuran ini.
Pemerintah India terus berupaya meningkatkan penggunaan bahan bakar alternatif guna mengurangi ketergantungan terhadap bensin dan diesel. Baru-baru ini, Maruti Suzuki dilaporkan siap meluncurkan model baru yang berbasis bahan bakar fleksibel atau etanol.
Menurut informasi yang dikutip dari Autocar India, dua model yang berpotensi menggunakan etanol adalah Fronx dan Wagon R. Rencananya, peluncuran resmi mobil ramah lingkungan ini dijadwalkan pada 5 Juni 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Kepastian mengenai peluncuran model etanol terbaru dari Maruti Suzuki disampaikan oleh Menteri Transportasi Jalan dan Jalan Raya India, Nitin Gadkari. Ia juga menyatakan bahwa kendaraan baru dari merek dengan logo huruf S ini akan mampu menggunakan bahan bakar E100, yaitu etanol murni 100 persen.
"Kendaraan dengan mesin flex-fuel seperti ini akan segera diperkenalkan dalam skala besar. Pada peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini, akan ada sebuah acara di Delhi, di mana Maruti Suzuki meluncurkan kendaraan yang berjalan menggunakan 100 persen etanol," ujar Gadkari.
Sebelumnya, Maruti Suzuki telah memamerkan prototipe Wagon R berbahan bakar fleksibel di Bharat Mobility Global Expo 2024. Selain itu, Fronx versi E85 juga telah diperkenalkan di Japan Mobility Show 2025.
Teknologi flex fuel memungkinkan kendaraan beroperasi dengan campuran bensin dan etanol dalam proporsi tinggi. Model terbaru ini bahkan diklaim kompatibel dengan E100, yang berarti dapat beroperasi dengan etanol murni tanpa campuran bensin. Inisiatif ini dianggap sebagai langkah penting dalam roadmap energi alternatif India.
Standar di India
Gadkari menekankan bahwa beberapa produsen otomotif, termasuk Toyota, Tata Motors, Mahindra, dan Suzuki, sedang mengembangkan kendaraan yang menggunakan bahan bakar flex fuel. India telah menerapkan standar bahan bakar E20, dan spesifikasi untuk E22, E25, E27, hingga E30 juga telah disiapkan sebagai bagian dari pengembangan ekosistem etanol di negara tersebut.
Kehadiran mobil E100 dari Maruti Suzuki diperkirakan akan menjadi langkah penting dalam industri otomotif di India. Selain berkontribusi dalam mengurangi emisi dan ketergantungan pada impor bahan bakar fosil, kendaraan berbasis etanol diyakini dapat menjadi solusi transportasi yang lebih ramah lingkungan untuk masa depan.