Danantara Bangun Pabrik di Banyuwangi untuk Ubah Molase Jadi Bioetanol Campuran BBM Pertamina
Pembangunan pabrik bioetanol seluas 10 ha itu diproyeksikan bakal menghasilkan 30 ribu kiloliter etanol per tahun.
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) melalui PT Pertamina (Persero) melakukan groundbreaking pabrik bioetanol terintegrasi di Banyuwangi, Jawa Timur. Pabrik itu diproyeksikan bakal mentransformasi molase sebagai by product gula menjadi bioetanol, untuk memangkas impor BBM.
Direktur Transformasi dan Kelanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono mengatakan, pembangunan pabrik bioetanol seluas 10 ha itu diproyeksikan bakal menghasilkan 30 ribu kiloliter etanol per tahun.
"Dengan pabrik bioetanol terintegrasi di Banyuwangi ini, kolaborasi Pertamina Supporting New and Renewable Energy dan SGN akan menghasilkan 30 ribu kiloliter etanol per tahun, yang akan mendorong swasembada energi melalui perekonomian rakyat," ujarnya dalam acara groundbreaking 6 proyek hilirisasi secara virtual, Jumat (6/2).
Agung menambahkan, pabrik ini mampu mengurangi impor BBM hingga USD 13,9 juta atau setara Rp233,52 miliar, juga dapat mengurangi emisi tahunan mencapai 66.000 ton CO2 ekuivalen.
"Ini akan menekan impor BBM dan menekan emisi karbon. Melalui substitusi impor BBM sinilai USD 13,9 juta akan dicapai ketahanan energi dan melalui pengurangan emisi karbon senilai 66 juta ton CO2 ekuivalen akan dicapai keberlanjutan lingkungan," jelasnya.
BBM Pertamina Mengandung Etanol
Adapun hasil produksi pabrik bioetanol ini nantinya akan dikirimkan ke Terminal BBM Pertamina untuk dilakukan pencampuran. Kemudian akan disalurkan ke pasar sebagai BBM melalui SPBU Pertamina.
Adapun sebelum melalui tahap tersebut, Pertamina melalui 177 SPBU miliknya di Pulau Jawa telah menyalurkan produk BBM Pertamax Green 95, yang memiliki kandungan etanol 5 persen.
"Melalui pabrik ini nantinya akan diperluas wilayah implementasinya dan ditingkatkan kandungan etanolnya. Sehingga akan seiring dengan negara-negara besar di dunia yang menggunakan etanol sebagai bahan bakar bersih," pungkas Agung.