Kisah Sri Isyana Tunggawijaya, Raja Perempuan Pertama di Jawa Timur
Sri Isyana Tunggawijaya merupakan sosok berkepribadian kuat yang menjadi raja perempuan pertama di Jawa Timur. Ia hidup sebelum era Kerajaan Majapahit.
Sosoknya membuktikan perempuan sudah mendapat kepercayaan pada zaman kerajaan
Kisah Sri Isyana Tunggawijaya, Raja Perempuan Pertama di Jawa Timur
Sri Isyana Tunggawijaya merupakan sosok berkepribadian kuat yang menjadi raja perempuan pertama di Jawa Timur. Ia hidup sebelum era Kerajaan Majapahit.
Putri Raja
Sri Isyana Tunggawijaya merupakan putri seorang raja besar, Mpu Sindok. Ayahnya adalah pemimpin Kerajaan Medang (Mataram Kuno) yang memindahkan pusat pemerintahan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Pada masa kepemimpinan sang ayah, Sri Isyana adalah sang putri mahkota.
Kerja Sama dengan Suami
Sri Isyana memimpin Kerajaan Medang bersama sang suami, Sri Lokapala. Keduanya memimpin mulai tahun 947.
Dihormati Rakyat
Sri Isyana dan Sri Lokapala adalah pemimpin yang dihormati rakyat. Namun tak ada sumber yang menyebutkan kapan masa akhir kepemimpinan keduanya.
Salah satu warisan Sri Isyana dan Sri Lokapala adalah pembangunan kompleks Petirtaan Jolotundo di kaki Bukit Bekel, kawasan Gunung Penanggungan. Pembangunan petirtaan ini terjadi selama masa pemerintahan mereka.
(Foto: Google Maps magdalena retno)
Sosok Langka
Sri Isyana Tunggawijaya meninggalkan warisan berharga bagi sejarah Jawa Timur. Ia adalah contoh langka seorang perempuan yang mampu memimpin rakyat dengan bijaksana dan terampil.
Dikutip dari historia.id, selepas kepemimpinan raja Sri Isyana, tidak ada lagi raja perempuan lain yang naik takhta hingga masa Kerajaan Majapahit.
(Foto: TikTok @ainusantara)
Penerus
Berdasarkan Prasasti Pucangan, usai masa kepemimpinan Sri Isyana dan Sri Lokapala, raja Kerajaan Medang selanjutnya adalah putra mereka yang bersama Sri Makuthawangsawardhana.