Kisah Siti Oetari Istri Pertama Presiden Soekarno, Tidak Sepenuhnya Dicintai dan Diceraikan dalam Kondisi Perawan

Bung Karno mengaku menikahi Oetari karena menghormati gurunya

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Kisah Siti Oetari Istri Pertama Presiden Soekarno, Tidak Sepenuhnya Dicintai dan Diceraikan dalam Kondisi Perawan
Siti Oetari (© 2024 merdeka.com/Wikimedia)
Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com/Freepik freepic.diller

Namanya mungkin tidak terlalu dikenal jika dibandingkan dengan istri-istri Presiden Soekarno lainnya. Padahal ia merupakan perempuan pertama yang dinikahi sang proklamator kemerdekaan RI itu. Namanya Siti Oetari, putri sulung HOS Tjokroaminoto.

Sosok Oetari

Oetari lahir di Ponorogo pada tahun 1905. Ia adalah putri sulung buah pernikahan HOS Tjokroaminoto dengan Suharsikin. Oetari memiliki empat orang adik, salah satunya Harsono Tjokroaminoto, yang pernah didapuk jadi menteri hingga duta besar. 

Pernikahan

Pernikahan
© 2024 merdeka.com/Monday TV

Saat usianya baru 16 tahun, Oetari dinikahi Bung Karno. Pernikahan itu dilakukan secara sederhana di rumah kos Tjokroaminoto  di Gang 7 Paneleh Kota Surabaya pada 1921. Mengutip brilio.net, Bung Karno menikahi Oetari dengan alasan tak tega melihat ibunya, Suharsikin sakit parah.

Soekarno ingin meringankan beban keluarga HOS Tjokroaminoto dengan menikahi putri sulungnya. Pernikahan itu juga merupakan bentuk hormatnya kepada guru politik pertamanya itu. 

"Aku berutang budi pada Pak Tjokro dan aku mencintai Oetari, walau hanya sedikit. Bagaimana pun, bila aku perlu menikahi Oetari guna meringankan beban orang yang aku puja, itu akan kulakukan," ujar Soekarno pada Cindy Adam, penulis buku Penyambung Lidah Rakyat Indonesia. 

Diceraikan

Setelah menikah dan lulus pendidikan tingkat menengah atas, Soekarno pindah ke Bandung untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Sementara Oetari tetap di Surabaya. Mengutip Liputan6.com, nasib pernikahan mereka semakin tidak jelas. Meskipun terikat status pernikahan, hubungan mereka tak seperti layaknya suami istri.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Saat pernikahan mereka berusia sekitar dua tahun, Soekarno pulang ke Surabaya untuk menyatakan keinginannya menceraikan Oetari. Selama pernikahan, Soekarno dan Oetari tidak pernah melakukan hubungan seksual. Praktis, Oetari diceraikan dalam kondisi masih perawan.

Menikah Lagi

Menikah Lagi
Dok. Istimewa

Sekitar setahun usai dicerikan Soekarno, Oetari menikah lagi, yakni dengan Sigit Bachroensalam. Berbeda dengan sebelumnya, pernikahannya kali ini penuh cinta dan berlangsung hingga akhir hayat. Pernikahan keduanya dikaruniai seorang putra, Harjono Sigit Bachroensalam.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com/Wikimedia

Pernikahan ini berakhir setelah Sigit meninggal pada tahun 1981 dan meninggalkan Oetari sebagai janda di usia 76 tahun. Oetari sendiri meninggal pada tahun 1986 yakni pada usia 81 tahun. 

Rekomendasi