Serangan Drone Hantam TK dan Rumah Sakit di Sudan, 79 Orang Tewas
Dari total 79 korban yang meninggal, sebanyak 43 di antaranya merupakan anak-anak.
Pada hari Jumat (5/12/2025) waktu setempat, serangan drone menargetkan sebuah taman kanak-kanak dan rumah sakit di Sudan. Akibat insiden tersebut, sedikitnya 79 orang kehilangan nyawa dan puluhan lainnya mengalami luka-luka, seperti yang dilaporkan oleh Japan Times pada Senin (8/12).
Kejadian tragis ini terjadi di tengah meningkatnya konflik antara militer Sudan dan Pasukan Dukungan Cepat (RSF) yang telah berlangsung sejak April 2023. Menurut informasi dari pejabat medis setempat, mayoritas korban merupakan anak-anak dan tenaga kesehatan yang berada di lokasi saat serangan berlangsung.
Serangan pertama terjadi di area taman kanak-kanak ketika proses belajar mengajar sedang berlangsung, diikuti dengan ledakan kedua yang menghantam dekat rumah sakit, satu-satunya fasilitas kesehatan yang masih beroperasi di wilayah tersebut. Pihak berwenang menggambarkan serangan ini sebagai salah satu yang paling mematikan dalam beberapa bulan terakhir.
Saling tuduh
Meskipun belum ada pihak yang secara resmi mengklaim bertanggung jawab, kedua belah pihak saling menuduh mengenai penggunaan drone bersenjata dalam konflik yang semakin meluas.
Organisasi internasional dengan tegas mengutuk serangan ini dan mendesak agar akses kemanusiaan segera diberikan untuk mengevakuasi korban serta menyediakan bantuan medis darurat.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kembali memberikan peringatan bahwa kekerasan yang terus berlangsung dapat memperburuk krisis kemanusiaan yang telah menyebabkan jutaan warga Sudan terpaksa mengungsi. Situasi ini sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serta tindakan segera dari komunitas internasional untuk mencegah semakin banyak korban berjatuhan.