Selalu Bela Israel, Negara Arab Ini Cegat Drone Iran yang Menuju Israel
Beberapa jam setelah serangan Israel, Iran meluncurkan ratusan drone ke Israel melintasi beberapa negara Arab.
Militer Yordania mengumumkan mereka mencegat rudal dan drone yang memasuki wilayah udaranya, saat sirene berbunyi di kerajaan tersebut menyusul serangan besar-besaran Israel ke Iran pada dini hari Jumat.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Angkatan Bersenjata Yordania, militer menyatakan bahwa pencegatan dilakukan sebagai respons terhadap kekhawatiran bahwa drone yang diluncurkan Iran sebagai balasan atas serangan Israel bisa mendarat di wilayahnya.
Dilansir Middle East Eye, Jumat (13/6), menurut pejabat di Amman, pertahanan udara Yordania diaktifkan karena "penilaian militer bahwa rudal dan drone kemungkinan akan jatuh di wilayah Yordania, termasuk di daerah berpenduduk, yang dapat menyebabkan korban jiwa."
Tindakan serupa
Pernyataan tersebut lebih lanjut menegaskan bahwa angkatan bersenjata beroperasi untuk "melindungi perbatasan negara melalui darat, laut, dan udara, dan tidak akan mengizinkan pelanggaran wilayah udara Yordania dalam keadaan apa pun," seraya mendesak warga untuk tidak menyebarkan rumor yang dapat "memicu kepanikan dan kekacauan."
Rekaman video menunjukkan sirene serangan udara berbunyi di Yordania saat drone Iran memasuki wilayah udara kerajaan tersebut.
Tindakan serupa pernah dilakukan Yordania ketika Iran melancarkan serangan drone dan rudal ke Israel pada Oktober tahun lalu.
Pada dini hari Jumat, Israel meluncurkan serangan besar-besaran ke Iran, mengklaim bahwa tindakan tersebut diambil karena Republik Islam mulai membangun hulu ledak nuklir.
Media Iran melaporkan bahwa ledakan terjadi di Natanz, ibu kota Teheran, dan tempat lain; serta bahwa kepala Pengawal Revolusi, Hossein Salami, telah tewas, bersama dengan dua ilmuwan, Fereydoun Abbasi dan Mohammad Mehdi Tehranchi.