PM Spanyol Pedro Sanchez: Perang di Iran Kesalahan Besar!
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez dengan tegas mengatakan perang di Iran sebagai kesalahan besar.
Konflik Timur Tengah kian memanas. Bermula dari Israel-Amerika Serikat (AS) menembakan rudal ke Teheran yang menewaskan pimpinan tertinggi Iran Ali Khamenei pada akhir Februari 2026 lalu.
Spanyol, jadi salah satu negara yang menentang keras perang tersebut. Bahkan, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez dengan tegas mengatakan perang di Iran sebagai kesalahan besar.
Sanchez mendesak pendekatan yang lebih jujur terhadap AS dalam sebuah wawancara yang diterbitkan Jumat, seperti dilaporkan oleh Anadolu Agency.
"Sekutu yang baik seperti teman yang baik. Kita saling mengatakan kebenaran apa pun yang terjadi," kata Pedro Sanchez kepada The Wall Street Journal, menjelaskan penentangannya terhadap diplomasi Presiden AS Donald Trump, di mana ia percaya bahwa berbicara secara terbuka tentang perbedaan pendapat dengan Washington lebih bermanfaat daripada menghindari konfrontasi.
"Menurut saya, perang di Iran ini adalah kesalahan besar bagi dunia dan karena itu bagi AS," katanya.
Di samping itu, Sanchez kukuh pastikan Spanyol tak ikut andil dalam peperangan tersebut. Spanyol hadir sebagai penyeimbang. "Di dunia di mana keputusan semakin didorong oleh impuls, dari Spanyol kami menawarkan yang sebaliknya: Kami menawarkan prediktabilitas," katanya.
Trump Sebut Keputusan Spanyol Buruk
Terlepas dari ketegangan dan komentar Trump yang mengatakan "Spanyol sangat buruk" dan "kami tidak ingin berurusan dengan Spanyol" setelah penolakan Madrid untuk menggunakan pangkalan militernya dalam perang melawan Iran, Sanchez tetap menjaga nada yang terukur dalam hubungan bilateral dengan AS.
AS Lebih Banyak Ekspor ke Spanyol daripada Impor
Para pejabat Spanyol sebelumnya telah meremehkan ancaman pembalasan ekonomi Trump, dengan menyatakan keyakinan bahwa Washington tidak dapat memaksakan tindakan perdagangan pada satu pasar Uni Eropa saja.
Sanchez juga mencatat bahwa AS mengekspor lebih banyak ke Spanyol daripada mengimpor.
"Kami memiliki perbedaan pendapat sementara, tetapi saya pikir hubungan antara AS dan Spanyol lebih dekat dari sebelumnya," katanya, menambahkan, "Orang Amerika menyukai Spanyol."