Penyebab Kematian Pada Lansia Bukan Karena Usia Tua, Begini Penjelasan Ilmuwan
Kerap kali kita mendengar kematian seorang lansia disebabkan karena usianya yang sudah tua. Benarkah demikian?
Jeanne Calment dikenal sebagai orang tertua yang pernah hidup, meninggal dunia pada tahun 1997. Ia menghembuskan napas terakhirnya di usia 122 tahun, menjadikannya sebagai individu dengan usia paling lanjut yang memiliki catatan riwayat hidup yang terdokumentasi.
Meskipun tidak ada penjelasan rinci mengenai penyebab kematiannya, bisa dipastikan bahwa kematiannya tidak semata-mata disebabkan oleh faktor usia. Banyak kematian yang dilaporkan sebagai "akibat usia tua", namun istilah ini sering kali hanya mengalihkan perhatian dari penyebab kematian yang sebenarnya.
Penyebab kematian bukanlah usia, tetapi lebih kepada penyakit yang menyertainya, seperti dikutip dari laman mentalfloss pada Rabu (2/10).
"Selalu ada penyakit yang sudah ada sebelumnya atau yang baru muncul yang berkontribusi pada kematian tersebut," jelas Dr. Elizabeth Dzeng, asisten profesor kedokteran di Universitas California, San Francisco.
"Usia tua bukanlah penyebab yang akan dicantumkan dalam surat kematian. Biasanya, penyebabnya adalah kondisi seperti serangan jantung, yang bisa disebabkan oleh masalah mendasar seperti infeksi, serangan jantung, atau kanker."
Dzeng menambahkan, penyakit yang mungkin tampak lebih jelas pada orang yang lebih muda dapat menjadi lebih berbahaya bagi orang yang lebih tua.
"Contohnya, pada pneumonia, mereka mungkin tidak menunjukkan gejala infeksi yang biasa. Sebaliknya, mereka bisa menunjukkan gejala lain seperti kadar gula darah tinggi jika menderita diabetes, atau jika mengalami demensia, mereka mungkin hanya menunjukkan perubahan dalam status mental."
Klasifikasi WHO
Istilah "usia tua" pertama kali diperkenalkan beberapa dekade yang lalu, pada masa ketika pengetahuan dan alat diagnostik dalam profesi medis masih terbatas untuk menentukan diagnosis yang tepat. Meskipun demikian, kematian yang dikategorikan sebagai akibat dari usia tua terus menjadi hal yang umum.
Selama bertahun-tahun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan usia tua sebagai penyebab kematian dalam manual Klasifikasi Penyakit Internasional (ICD). Istilah tersebut baru dihapus dari ICD pada tahun 2022, saat WHO menggantinya dengan frasa "penurunan biologis yang berkaitan dengan penuaan dalam kapasitas intrinsik."
Namun, penggunaan label tersebut bukanlah karena tidak adanya penyebab yang jelas, melainkan karena ketidakpastian mengenai penyebabnya. Situasi ini sering kali disebabkan oleh kurangnya informasi, bukan karena kurangnya minat: Contohnya, pada pasien yang memiliki beberapa penyakit bersamaan, penyebab utama kematian mereka mungkin tidak dapat diidentifikasi dengan jelas.