Penelitian Terbaru: Islam Agama dengan Pertumbuhan Tercepat di Dunia, Jumlah Penganutnya Semakin Banyak Dibanding Gabungan Semua Agama Lain
Hal ini merupakan hasil studi Pew Research Center yang dirilis pada Senin (9/6).
Islam menjadi agama dengan pertumbuhan tercepat di dunia selama satu dekade, antara 2010 dan 2020. Hal ini terungkap berdasarkan studi terbaru dari Pew Research Center. Menurut penelitian yang dirilis pada Senin (9/6) ini, jumlah pemeluk Islam tumbuh lebih banyak daripada gabungan semua agama lain.
Studi Global Religious Landscape oleh Pew Research Center ini mengaitkan pertumbuhan Islam dengan pertumbuhan demografi alami. Studi tersebut juga menyimpulkan bahwa di tingkat global, perubahan populasi Muslim "tidak banyak berhubungan dengan orang-orang yang pindah agama atau keluar dari agama mereka".
"Umat Muslim memiliki lebih banyak anak dan lebih muda, secara rata-rata, daripada pemeluk agama besar lainnya," menurut penelitian tersebut, dikutip dari Middle East Eye, Rabu (11/6).
Perempuan Muslim memiliki rata-rata jumlah anak lebih banyak. Angka ini berkisar antara 2,9 hingga 3,1 anak per wanita. Sementara itu, penganut agama lain memiliki rata-rata 2,2 hingga 2,7 anak.
"Berdasarkan data periode 2015-2020, kami memperkirakan seorang wanita Muslim akan memiliki 2,9 anak, rata-rata, sepanjang hidupnya, dibandingkan dengan 2,2 anak per wanita non-Muslim," tambah studi tersebut.
Populasi Muslim didominasi oleh usia muda. Pada tahun 2010, sekitar 34 persen populasi Muslim berusia di bawah 15 tahun. Generasi muda ini akan memasuki usia produktif dan berkontribusi pada pertumbuhan populasi.
Migrasi juga berperan penting. Perpindahan penduduk Muslim ke berbagai negara meningkatkan jumlah penganut Islam. Hal ini terutama terlihat di Eropa dan Amerika.
Peningkatan jumlah umat Muslim di dunia terutama terpusat di negara-negara dengan mayoritas Muslim. Pertumbuhan jumlah pemeluk Islam terbesar dibandingkan dengan agama-agama lain terjadi di Kazakhstan, Benin, dan Lebanon, sementara jumlah pemeluk Muslim di Oman dan Tanzania menurun.
Populasi Kristen Turun
Studi ini juga menyimpulkan, meskipun agama Kristen tetap menjadi agama terbesar di dunia, dengan jumlah penganut 2,3 miliar orang, kesenjangan antara penganut Islam dan Kristen terus menyusut.
Menurut studi tersebut, populasi penganut Kristen di dunia menurun sekitar 1,8 persen sejak tahun 2010.
Analisis Pew menemukan, umat Kristen masih menjadi mayoritas di 60 persen dari semua negara dan wilayah yang disurvei. Namun, agama Kristen menurun setidaknya 5 persen di 40 negara, sementara hanya meningkat secara signifikan di satu negara.
Penurunan ini salah satunya karena banyak orang meninggalkan agama Kristen. Penelitian ini mengukur jumlah orang dewasa yang mengubah agama mereka ke agama yang berbeda dari agama tempat mereka dibesarkan.
Antara tahun 2010 dan 2020, untuk setiap satu orang dewasa yang masuk Kristen, tiga orang keluar dari agama ini.
Sementara itu, persentase orang yang tidak berafiliasi dengan agama meningkat tajam di AS, dengan peningkatan sebesar 97 persen dari tahun 2010. Mayoritas orang yang tidak berafiliasi dengan agama ditemukan di China, di mana 1,3 miliar orang tidak memeluk agama apa pun.
Selain itu, penelitian menemukan lebih banyak orang dewasa yang keluar dari agama Buddha dan Hindu daripada bergabung dengan kedua agama tersebut.
Islam adalah satu-satunya agama di mana lebih banyak orang dewasa bergabung daripada yang meninggalkannya.
Pertumbuhan Islam
Islam adalah agama terbesar kedua di dunia, dengan jumlah penganut sekitar 2 miliar orang, atau sekitar seperempat dari populasi dunia. Jumlah pemeluknya bertambah hampir 350 juta orang sejak 2010, hampir tiga kali lipat jumlah pemeluk Kristen dan lebih banyak dari gabungan semua agama lain.
Jumlah orang yang tidak berafiliasi dengan agama lain juga bertambah 270 juta orang sejak 2010.
Pemeluk Hindu, agama terbesar ketiga di dunia, dengan 1,2 miliar orang, bertambah sebanyak 126 juta orang. Namun, persentase pemeluknya terhadap populasi dunia tetap tidak berubah.
Jumlah pemeluk agama lain, seperti Sikhisme dan Baha'i, bertambah menjadi sekitar 200 juta orang, atau 2,2 persen dari populasi dunia.
Agama Yahudi tumbuh hampir 1 juta orang, dan tetap sekitar 0,2 persen dari populasi dunia.
Agama Buddha adalah satu-satunya agama besar yang jumlah penganutnya lebih sedikit pada tahun 2010 dibandingkan tahun 2020, dengan penurunan sebesar 18,6 juta orang. Jumlah penganutnya turun dari sekitar lima persen menjadi empat persen dari populasi dunia.