Mantan Tangan Kanan Trump Desak Anak Benyamin Netanyahu Diusir dari Miami
Banon juga menyerukan agar para pangeran di negara-negara Arab Teluk yang bersekutu dengan Washington juga diusir.
Amerika Serikat didesak mendeportasi Putra Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Yair Netanyahu dari Miami. Yair Netanyahu didorong agar dikirim ke medan perang melawan Iran.
Seruan itu dilontarkan mantan Penasihat Presiden AS Donald Trump, Steve Bannon. Seperti diketahui, peperangan antara AS-Israel dengan Iran belum kunjung menemui titik akhir, lapor Anadolu.
Banon berbicara di layanan streaming sayap kanan Real America's Voice. Ia mempertanyakan mengapa Yair berlibur di Miami sementara serangan AS-Israel terhadap Iran sedang berlangsung.
"Anak Netanyahu di Miami, usir dia besok," katanya, menyerukan Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) untuk bertindak, dikutip middleeastmonitor.com, Rabu (1/4).
"Di mana DHS saat dibutuhkan? Bawa dia kembali ke sana. Pakaikan seragam padanya. Mari kita libatkan dia dalam gelombang pertama," tambah Bannon.
Kritikan juga dilontarkan Banon untuk para pangeran di negara-negara Arab Teluk. Negara yang bersekutu dengan Washington. Banon meminta agar mereka juga diusir dari kota-kota seperti London dan dikirim untuk berperang di Teluk karena AS telah mengindikasikan bahwa mereka mungkin akan melancarkan operasi darat.
Baik Yair maupun saudaranya, Avner, belum menyelesaikan wajib militer Israel, meskipun keduanya sudah cukup umur.
Masa Jabatan Pertama Trump
Bannon menjabat sebagai penasihat senior selama masa jabatan pertama Trump dan tetap menjadi suara terkemuka dalam gerakan Make America Great Again (MAGA).
Serangan Perdana Israel ke Iran
AS dan Israel telah melakukan serangan udara terhadap Iran sejak 28 Februari, menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.
Iran telah membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan.