Laporan Mengejutkan: Netanyahu Pernah Dihajar dengan Brutal oleh Putranya Sendiri
Saking brutalnya adu jotos itu sampai tim keamanan harus turun tangan melerai keduanya.
Kabar mengejutkan datang dari lingkaran terdalam kekuasaan Israel. Putra Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Yair Netanyahu, dilaporkan telah "diasingkan" ke Miami, Amerika Serikat, bukan sekadar untuk liburan, melainkan sebagai hukuman setelah melakukan serangan fisik terhadap ayahnya sendiri.
Fakta mencengangkan ini diungkapkan langsung oleh Ami Dror, mantan kepala tim keamanan Perdana Menteri dalam wawancaranya dengan Maariv yang dikutip oleh The Cradle, Jumat (7/2).
Dror membeberkan bahwa insiden kekerasan tersebut begitu parah hingga memaksa tim keamanan (Shin Bet) turun tangan untuk melerai pertikaian bapak dan anak itu.
Serangan Brutal di Ruang Privat
Menurut kesaksian Dror, Yair memiliki temperamen yang meledak-ledak. Ia menggambarkan situasi di kediaman perdana menteri yang jauh dari kata harmonis.
"Ada beberapa kejadian yang sangat sulit, dan saya menyampaikan ini dari perspektif keamanan pribadi. Sebuah situasi di mana anggota keluarga menyerang petugas keamanan Anda," ungkap Dror.
Puncaknya adalah ketika Yair melampiaskan amarah kepada sang ayah. Dror tidak menutupi detail kejadian tersebut.
"Yair Netanyahu menyerang ayahnya... dan memukulinya; serangan itu begitu brutal sehingga mereka (tim keamanan) harus turun tangan dalam insiden tersebut," beber Dror.
Akibat insiden inilah, Yair dilaporkan "dikirim" keluar dari Israel pada tahun 2023. Saat ini, ia tinggal di kompleks apartemen eksklusif di Hallandale Beach, dekat Miami. Keberadaannya di luar negeri menuai kecaman keras publik Israel, mengingat di saat yang sama, pemuda-pemuda Israel lainnya justru dikirim ke medan perang di Gaza untuk mati.
Biaya Keamanan Rp 10 Miliar & Isu 'Kudeta'
Kehidupan mewah Yair di Miami juga disorot oleh anggota parlemen Partai Buruh, Naama Lazimi. Ia mempertanyakan kelayakan negara membiayai keamanan Yair yang nilainya fantastis.
"Apakah pantas bagi pemerintah untuk membayar USD700.000 (sekitar Rp10,8 miliar) per tahun untuk keamanan agar Yair dapat tinggal di luar negeri, karena dia menodai simbol otoritas negara?" kritik Lazimi.
Kontroversi Yair tak berhenti di situ. Ia juga sempat menuduh militer Israel (IDF) melakukan upaya kudeta de facto dengan cara tidak memberi tahu ayahnya soal rencana serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.
Sifat Asli Netanyahu & 'Kleptomania' Sara
Selain membongkar aib Yair, Ami Dror juga menguliti tabiat asli Benjamin Netanyahu dan istrinya, Sara. Netanyahu disebutnya sebagai sosok yang "secara moral seperti tempat sampah". Dror menceritakan kebiasaan buruk Netanyahu yang sering makan di restoran mahal, meminta restoran ditutup untuk umum, lalu pergi tanpa membayar.
"Dia adalah orang yang tidak bisa kamu abaikan. Jika itu terjadi sekali atau dua kali, tidak apa-apa. Tapi jika Anda melakukannya setiap kali, dan Anda menyerahkan tagihan kepada asisten Anda... kepada semua orang," kata Dror kesal.
Sementara itu, Sara Netanyahu disebut memiliki gangguan mental yang membuatnya gemar mengambil barang yang bukan haknya.
"Saya sudah mengatakannya sebelumnya, dan saya tetap pada pendirian saya. Sara Netanyahu adalah seorang kleptomaniak. Saya telah melihat hadiah-hadiah menghilang, handuk dari hotel. Hadiah untuk seorang perdana menteri adalah milik negara, bukan keluarga," tegasnya.
Anak Tiri yang Disembunyikan
Fakta lain yang tak kalah menyedihkan adalah bagaimana Sara mengontrol penuh kehidupan Netanyahu, termasuk melarang suaminya bertemu dengan Noa, putri Netanyahu dari pernikahan pertamanya.
Dror menceritakan bagaimana tim keamanan harus melakukan "operasi rahasia" hanya agar Netanyahu bisa bertemu anaknya sendiri tanpa ketahuan Sara.
"Kami akan menyelundupkannya keluar, melakukan latihan keamanan nyata untuk menciptakan pertemuan antara mereka. Itu benar-benar operasi rahasia. Kejadiannya di sebuah kafe di Yerusalem," kenang Dror.
Bagi Dror, kekacauan dalam keluarga ini mencerminkan kekacauan dalam kepemimpinan negara. Ia bahkan menyebut Netanyahu dan orang-orang di sekelilingnya telah melakukan pengkhianatan terkait hubungan gelap dengan pendanaan asing dan penundaan kesepakatan sandera.
Reporter magang : Muhammad Naufal Syafrie