Rusia Mulai Bergerak, Kirim 13 Ton Bantuan ke Iran
13 ton bantuan kemnusian mencakup obat-obatan. Pengiriman dilakukan Putin dengan melalui Azerbaijan.
Bantuan kemanusiaan sebanyak 13 ton obat-obatan dikirimkan Rusia melalui Kementerian Situasi Darurat Rusia ke Iran. Pengiriman dilakukan dengan melewati Azerbaijan.
Dalam pernyataannya, kementerian tersebut menjelaskan bahwa bantuan ini terlebih dahulu dikirim ke Azerbaijan sebelum diserahkan kepada pihak berwenang Iran. Hal ini dikutip dari kantor berita Anadolu. Pengiriman bantuan dilakukan atas instruksi Presiden Rusia, Vladimir Putin.
"Unit penerbangan Kementerian Situasi Darurat Rusia mengatur pengiriman obat-obatan ke Republik Azerbaijan untuk kemudian diserahkan kepada perwakilan resmi pemerintah Republik Islam Iran," demikian isi pernyataan resmi tersebut.
Seperti diketahui, konflik di Kawasan Timur Tengah sedang berada di eskalasi tertingginya. Hal itu setelah serangan yang dilancarkan Israel-AS ke Iran pada 28 Februari 2026 yang menewaskan pimpinan tertinggi Republik islam Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Serangan tersebut dilaporkan mengakibatkan lebih dari 1.300 orang tewas, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei. Sebagai respons, Teheran meluncurkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi penempatan aset militer AS.
Aksi saling serang ini terus berlanjut, dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Jumat (13/3) mengumumkan peluncuran gelombang ke-45 Operasi True Promise 4, yang merupakan kelanjutan dari serangan terhadap target militer AS dan Israel di kawasan tersebut.