Kulkas Kuno Romawi Ditemukan, Ungkap Cara Prajurit Mendinginkan Minuman Anggur di Masa Perang
Lokasi penemuan ini berada di kamp Novae yang terletak di utara Bulgaria, tepat di tepi Sungai Donau, dekat kota Svishtov.
Kulkas Kuno Romawi Ditemukan, Ungkap Cara Prajurit Mendinginkan Minuman Anggur di Masa Perang
Tim arkeolog yang dipimpin Profesor Piotr Dyczek dari Pusat Penelitian Prasejarah Eropa Tenggara di Universitas Warsawa mengumumkan penemuan menarik terkait proses pendinginan anggur dalam legiun Romawi di dekat Sungai Donau, Bulgaria. Temuan ini diungkapkan dalam laporan Science in Poland, sebuah sumber ilmiah yang dikelola Polish Press Agency.
Sumber: Arkeonews
Lokasi penemuan ini berada di kamp Novae yang terletak di utara Bulgaria, tepat di tepi Sungai Donau, dekat kota Svishtov. Dibangun pada pertengahan abad pertama Masehi, kamp ini terkait erat dengan Legiun Italia Pertama, yang kehadirannya tercatat sekitar abad kelima.
Foto: F. Zoń (Arkeonews)
Penggalian arkeologi di kamp ini telah mengungkapkan berbagai bangunan monumental, termasuk markas kamp (principia), rumah sakit legiun (valetudinarium), dan pemandian (thermae legionis).
Pada kampanye penggalian terbaru, para peneliti menemukan kompleks barak militer yang terbuat dari kayu dan tanah yang terkait dengan Legiun VIII Agustus. Struktur ini memiliki panjang sekitar 60 meter dan lebar sekitar 38 meter. Selain itu, juga ditemukan sumur tertua di Novae, yang digunakan untuk memasok air kepada para legioner. Para peneliti juga menemukan sistem saluran yang terbuat dari pipa-pipa keramik dan timah.
Salah satu penemuan yang paling menarik adalah sebuah wadah penyimpanan makanan yang dibuat oleh Romawi dan berfungsi sebagai lemari es untuk prajurit yang sedang berperang. Wadah ini ditempatkan di sekitar pipa air timah, sehingga pipa tersebut berjalan sepanjang sisi panjang wadah.
Foto: Piotr Dyczek
Dalam kulkas kuno tersebut, para arkeolog menemukan pecahan gelas untuk minum anggur, mangkuk, dan tulang-tulang hewan. Temuan ini memberikan wawasan yang menarik tentang hidangan terakhir prajurit Romawi di kamp ini.
Foto: PAP (Arkeonews)
Penemuan lain yang signifikan adalah sebuah perapian keramik dari abad ke-4 yang mengungkapkan seperangkat vas unik, termasuk sebuah peralatan minum anggur. Vas-vas langka ini memiliki permukaan hitam dan dihiasi dengan motif halus dan bergelombang. Profesor Dyczek menekankan, hasil penanggalan tepat dari perkakas ini dapat membantu mengakhiri perdebatan di kalangan ahli tentang asal usul dan kronologi vas-vas langka ini di wilayah Sungai Donau.
Selain itu, ditemukan juga kalung kecil yang bergambar seekor tikus perak dengan detail yang sangat cermat, serta lebih dari dua ratus suvenir lainnya yang merupakan peninggalan berharga dari masa lalu.
Sumber: Arkeonews
Penemuan ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang kehidupan sehari-hari prajurit Romawi di kamp Novae, terutama dalam hal penyimpanan dan konsumsi anggur, serta perkembangan seni keramik pada saat itu.
Sumber: Arkeonews
Penemuan-penemuan ini tidak hanya mengungkapkan sejarah legiun Romawi di tepi Sungai Donau, tetapi juga memberikan gambaran yang lebih kaya tentang budaya dan kehidupan di zaman kuno. Temuan ini adalah suatu tonggak penting dalam pemahaman kita tentang peradaban Romawi dan cara hidup mereka di perbatasan Donau.
Sumber: Arkeonews