Donald Trump hingga Carney Sampaikan Pernyataan Soal Ramadan, Begini Katanya
AS dan Kanada merilis pesan resmi menyambut Ramadan, menyoroti makna refleksi, kebebasan beragama, dan komitmen melawan Islamofobia.
Amerika Serikat dan Kanada mengeluarkan pernyataan resmi menjelang dimulainya bulan suci Ramadan 2026. Kedua negara menyoroti makna spiritual Ramadan serta pentingnya kebebasan beragama bagi masyarakat.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan ucapan kepada umat Muslim yang akan menjalankan ibadah puasa.
“Hari ini, saya menyampaikan salam dan harapan terbaik kepada semua yang merayakan Ramadan,” kata Trump.
Ia menggambarkan Ramadan sebagai “musim khidmat pembaruan spiritual, perenungan, dan penghargaan atas berkah Tuhan.”
Menurutnya, bulan suci menjadi waktu untuk meningkatkan doa, puasa, serta mempererat hubungan keluarga dan komunitas.
Trump juga menekankan nilai kasih sayang, amal, dan kerendahan hati sebagai bagian dari semangat Ramadan.
“Hak yang dianugerahkan Tuhan untuk beribadah secara bebas adalah ciri bangsa kami dan pilar kemakmuran serta kekuatan kami,” katanya dikutip Antara, Rabu (18/2).
Kanada Soroti Islamofobia dan Nilai Toleransi
Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, menyampaikan pesan serupa dalam pernyataan terpisah. Ia menyinggung dimulainya ibadah Ramadan bagi umat Muslim di Kanada dan dunia.
“Saat matahari terbenam malam ini, umat Muslim di Kanada dan seluruh dunia akan mulai menjalankan ibadah Ramadhan,” ujarnya.
Carney menjelaskan bahwa selama beberapa pekan ke depan, umat Muslim akan berkumpul bersama keluarga dan sahabat di rumah maupun masjid untuk berdoa dan merenung. Setelah berpuasa dari fajar hingga senja, mereka berbuka dengan hidangan iftar.
Ia juga menyoroti masih adanya tindakan Islamofobia di Kanada.
“Memerangi kebencian adalah prioritas utama pemerintah ini, dan Islamofobia tidak memiliki tempat di negara kami,” katanya.
Carney menambahkan bahwa setiap warga Kanada berhak atas kebebasan, keamanan, dan kesempatan untuk berkembang. Ia menutup pernyataannya dengan ucapan “Ramadhan Mubarak.”
Awal Ramadan Berbeda di Sejumlah Negara
Sejumlah negara Arab dan Muslim dijadwalkan memulai Ramadan pada Rabu, sementara negara lain sehari setelahnya.
Di Turki, Oman, Singapura, dan Australia, umat Muslim akan mulai berpuasa pada Kamis setelah otoritas setempat memastikan awal bulan berdasarkan perhitungan astronomi.
Ramadan merupakan bulan kesembilan dalam kalender lunar Islam. Sebagian negara menggunakan rukyatul hilal lokal untuk menentukan awal bulan, sementara lainnya mengandalkan metode astronomi, terutama ketika data ilmiah menunjukkan hilal tidak mungkin terlihat.