Buntut Serangan AS-Israel, Iran Tutup Selat Hormuz Jalur Vital Minyak Dunia
Selat ini merupakan jalur vital bagi perdagangan minyak, di mana sekitar 20% pasokan minyak global melewati wilayah ini.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dikerahkan untuk menutup Selat Hormuz di tengah situasi memanas di Kawasan Timur Tengah, kata Brigadir Jenderal IRGC Ibrahim Jabari pada Sabtu (28/2). Selat ini merupakan jalur vital bagi perdagangan minyak, di mana sekitar 20% pasokan minyak global melewati wilayah ini.
"Saat ini dilakukan penutupan Selat Hormuz oleh pasukan IRGC menyusul agresi terhadap Iran," kata Jabari kepada penyiar Al-Mayadeen.
Serangan AS-Israel
Sebelumnya pada hari itu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap target Iran, termasuk Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel dan juga menargetkan infrastruktur militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Perwakilan IRGC mengatakan bahwa Israel "salah perhitungan" dengan menyerang Iran.
Dengan mengutip pernyataan Kementerian Pendidikan Iran, Kantor berita ISNA melaporkan bahwa sekolah-sekolah di Iran telah ditutup atau untuk sementara beralih ke pembelajaran daring di tengah serangan AS dan Israel.