Bahan Bakar B50 Diluncurkan 1 Juli, Masa Transisi Tiga Bulan
Pemerintah memberikan waktu hingga tiga bulan untuk menghabiskan stok biodiesel B40 yang masih beredar.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan implementasi biodiesel B50 dijadwalkan mulai diluncurkan pada 1 Juli. Peluncuran program tersebut rencananya akan dilakukan langsung oleh Presiden.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan pemerintah telah menyiapkan penerapan B50 secara nasional. Namun, pelaksanaannya tidak dilakukan sekaligus karena masih ada masa transisi.
“Berdasarkan informasi terakhir yang kami terima, B50 nanti akan diluncurkan oleh Pak Presiden. Rencananya pada 1 Juli,” kata Laode di Kementerian ESDM, Jumat (26/6).
Masa Transisi Tiga Bulan
Menurut dia, pemerintah memberikan waktu hingga tiga bulan untuk menghabiskan stok biodiesel B40 yang masih beredar. Setelah masa penyesuaian berakhir, distribusi B50 ditargetkan berlangsung secara penuh di seluruh Indonesia.
“Ada masa jeda untuk penyesuaian. Sisa B40 akan dihabiskan terlebih dahulu, diberi waktu sampai tiga bulan, kemudian beralih sepenuhnya ke B50,” ujarnya.
Laode menegaskan penerapan B50 tidak hanya berlaku bagi sektor industri, tetapi juga untuk seluruh konsumen. Dengan demikian, program tersebut akan diterapkan secara nasional setelah proses transisi selesai.