Bandara Soekarno-Hatta Ditargetkan Masuk 10 Besar Bandara Terbaik Dunia pada 2029
Dalam beberapa tahun terakhir peringkat Bandara Soekarno-Hatta terus mengalami peningkatan berkat transformasi.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menargetkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat menembus jajaran 10 besar bandara terbaik dunia pada tahun 2029.
Hal tersebut disampaikan Menko AHY usai memimpin Rapat Koordinasi Tingkat Menteri terkait Penguatan Tata Kelola Ekosistem Kebandarudaraan di Jakarta, Kamis (25/6).
Menurut Menko AHY, target tersebut bukan sekadar ambisi, melainkan memiliki dasar yang kuat mengingat dalam beberapa tahun terakhir peringkat Bandara Soekarno-Hatta terus mengalami peningkatan berkat transformasi yang dilakukan berbagai pemangku kepentingan.
"Kita punya target yang bisa dikatakan ambisius, tetapi ada dasarnya. Saat ini kita berada di posisi 22 dunia. Dalam tiga tahun terakhir peringkat Soekarno-Hatta terus naik. Mudah-mudahan sampai tahun 2029 kita bisa masuk top ten dan mendapatkan rating lima bintang," ujar Menko AHY.
Ia menjelaskan, peningkatan kualitas bandara tidak hanya menyangkut reputasi internasional, tetapi juga berdampak langsung terhadap ekonomi nasional melalui peningkatan kunjungan wisatawan, investasi, serta aktivitas bisnis.
Perkuat Tata Kelola Kebandarudaraan
Untuk mencapai target tersebut, pemerintah akan memperkuat tata kelola seluruh ekosistem kebandarudaraan, mulai dari pelayanan bandara, konektivitas antarmoda, hingga dukungan infrastruktur menuju kawasan bandara.
"Ini bukan soal gengsi semata. Ada dampak ekonomi yang besar ketika sebuah bandara mampu menjadi hub internasional yang berkualitas dan berkelas dunia," tegas Menko AHY.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana; Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya; Wakil Menteri Perhubungan, Suntana; Wakil Menteri ATR/BPN, Ossy Dermawan; Wakil Menteri Keuangan Juda Agung, Wakil Kepala BP BUMN Aminuddin Ma’ruf, serta para pimpinan kementerian, lembaga, BUMN, dan pemangku kepentingan sektor kebandarudaraan.
Menko AHY didampingi Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas, Odo R. M. Manuhutu; Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang, Nazib Faizal; Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman, Ronny Ariuly Hutahayan; Staf Khusus Menko, Agust Jovan Latuconsina, Sigit Raditya, Herzaky Mahendra Putra; serta jajaran Tenaga Ahli.