Jean-Paul van Gastel kecewa PSIM Hanya Bermain Imbang Kontra Persis
PSIM Yogyakarta harus menerima hasil imbang saat melawan Persis Solo dalam pertandingan yang dikenal sebagai Derbi Mataram pada pekan ke-20 BRI Super League.
PSIM Yogyakarta harus menerima hasil imbang saat menghadapi Persis Solo dalam pertandingan Derbi Mataram pada pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, pada hari Jumat (6/2/2026) sore WIB ini, berakhir tanpa gol meskipun tim Laskar Mataram menunjukkan performa dominan sepanjang laga.
Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya setelah pertandingan. Ia merasa timnya seharusnya bisa meraih kemenangan mengingat banyaknya peluang yang berhasil diciptakan.
"Hasil ini mengecewakan. Saya pikir kami menciptakan cukup banyak peluang untuk memenangkan pertandingan ini, tetapi saya tidak bisa menyalahkan pemain saya," ungkap pelatih asal Belanda tersebut.
Telah Melakukan Segalanya
Pelatih yang memiliki lisensi UEFA Pro tersebut menyatakan bahwa para pemain PSIM telah berusaha semaksimal mungkin dan mengikuti arahan yang diberikan dengan baik. Ia juga menambahkan bahwa jalannya pertandingan terasa tidak seimbang.
"Mereka telah melakukan segalanya. Ya, kami menciptakan peluang dan pertandingan ini terasa seperti lalu lintas satu arah," ungkap Jean-Paul van Gastel.
Hasil pertandingan ini membuat PSIM tidak berhasil meraih tiga kemenangan berturut-turut di BRI Super League. Sebelumnya, tim tersebut mengalami kekalahan 0-3 dari Persebaya Surabaya dan 1-2 dari Borneo FC.
"Dan ya memang kami tidak menang tiga kali, tetapi jika Anda melihat pertandingan hari ini adalah sebuah keajaiban bahwa kami tidak menang," tegasnya.
Pemain Juga Kecewa
Kekecewaan juga dirasakan oleh winger PSIM, Andi Irfan. Pemain berusia 24 tahun itu percaya bahwa Laskar Mataram seharusnya bisa meraih poin penuh di kandang mereka.
"Hari ini kami kecewa karena tidak berhasil mendapatkan poin, apalagi tiga poin penuh. Meskipun banyak peluang yang tercipta, hasil yang didapatkan tidak memuaskan bagi kami," ungkap Andi Irfan.
"Semoga ini menjadi pelajaran berharga, dan kami akan terus berusaha keras dalam latihan. Kami berharap pada pertandingan selanjutnya kami bisa meraih tiga poin," tambah mantan pemain Madura United tersebut.
Dengan tambahan satu poin, PSIM tetap berada di posisi ketujuh klasemen sementara BRI Super League dengan total 31 poin.
Di sisi lain, Persis masih terjebak di zona degradasi, menempati peringkat ke-18 dengan hanya mengumpulkan 11 angka. Hal ini menunjukkan bahwa tim harus berjuang lebih keras untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen agar terhindar dari degradasi.