Jean-Paul Van Gastel Akui Persija Layak Menang atas PSIM di GBK
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul Van Gastel, secara sportif mengakui keunggulan Persija Jakarta usai kalah 0-2 di GBK. Ia bangga timnya berjuang keras meski menelan kekalahan.
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menunjukkan sportivitas tinggi usai timnya menelan kekalahan. Ia secara terbuka mengakui bahwa Persija Jakarta memang layak meraih kemenangan dalam laga tersebut. Pertandingan ini berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
PSIM harus mengakui keunggulan tuan rumah Persija dengan skor akhir 0-2. Hasil ini menjadi kekalahan ketiga bagi Laskar Mataram di Liga Indonesia musim ini. Meskipun kalah, Van Gastel tetap bangga dengan perjuangan anak asuhnya di lapangan.
Pernyataan tersebut disampaikan Van Gastel dalam sesi jumpa pers pasca pertandingan. Kekalahan ini membuat PSIM tertahan di posisi keempat klasemen sementara. Mereka mengumpulkan 22 poin dari 13 pertandingan yang telah dilakoni.
Apresiasi Jean-Paul Van Gastel untuk Performa Timnya
Meskipun mengakui keunggulan lawan, Jean-Paul Van Gastel menegaskan bahwa timnya tidak tampil buruk. Pelatih asal Belanda ini melihat PSIM memulai pertandingan dengan baik di awal laga. Namun, tekanan dari Persija membuat mereka banyak kehilangan bola di babak pertama.
“Persija layak menang, namun kami tidak tampil buruk, menurut saya kami memulainya dengan baik. Pada babak pertama kami banyak kehilangan bola, mereka banyak menekan kami,” ujar Van Gastel. Ia menambahkan bahwa secara keseluruhan, ia sangat bangga terhadap timnya.
Van Gastel juga menyoroti pencapaian timnya selama 13 pertandingan. Ia merasa bangga karena PSIM mampu bersaing di papan atas klasemen sementara. “Selama 13 pertandingan, kami berjuang untuk mendapatkan poin. Sayangnya kali ini Persija menang, namun setelah 13 pertandingan, tidak seorang pun menduga kami berada begitu tinggi di klasemen,” jelasnya.
Debut Kiper Ketiga dan Dukungan Suporter PSIM
Dalam pertandingan sengit melawan Persija, Jean-Paul Van Gastel memberikan kesempatan debut kepada kiper ketiga PSIM, Khairul Fikri. Keputusan ini menunjukkan kepercayaan pelatih terhadap kedalaman skuadnya. Van Gastel mengaku cukup puas dengan penampilan kiper muda tersebut.
“Saya sangat puas dengan penampilan Fikri, karena itu begitu sulit, sebab ia adalah kiper ketiga. Dan dia harus bermain tandang melawan Persija, melakukan debutnya dengan atmosfr seperti ini,” kata Van Gastel. Debut di kandang lawan dengan atmosfer besar tentu menjadi tantangan tersendiri.
Aspek menarik lainnya adalah kehadiran suporter PSIM di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Meskipun peraturan I.League melarang suporter tim tandang, kedua kubu penggemar mampu menjaga suasana damai. Van Gastel sangat mengapresiasi dukungan luar biasa dari para suporter.
“Sangat menyenangkan melihat ada begitu banyak suporter melakukan perjalanan dari Yogyakarta ke Jakarta, hal itu memberikan energi dan semangat kepada tim,” tutur Van Gastel. Ia berharap atmosfer damai antara suporter Persija dan PSIM ini bisa menjadi contoh. “Dan rasanya menyenangkan melihat kedua tim dan penggemar dapat bersama-sama dalam suasana damai, menikmati suasana, dan menikmati pertandingan,” tambahnya.
Harapan Jean-Paul Van Gastel untuk Peraturan Suporter
Terkait kehadiran suporter tim tandang, Jean-Paul Van Gastel menyampaikan pandangannya mengenai regulasi yang berlaku. Ia mengakui bahwa asosiasi memiliki alasan tersendiri dalam menerapkan larangan tersebut. Namun, melihat suasana kondusif di GBK, ia berharap ada evaluasi.
“Asosiasi menerapkan peraturan yang melarang kehadiran penggemar tim tandang. Mungkin mereka memiliki alasan tersendiri,” kata Van Gastel. Pelatih ini melihat potensi positif dari interaksi suporter yang damai.
Van Gastel berharap jika pertandingan dapat terus berjalan dengan suasana damai seperti ini, peraturan tersebut dapat ditinjau kembali. “Namun jika pertandingan-pertandingan berlangsung seperti ini, mudah-mudahan mereka dapat kembali mengubahnya,” pungkasnya. Ini menunjukkan pandangan optimis terhadap perubahan regulasi di masa depan.
Sumber: AntaraNews