Diogo Jota Meninggal, Terungkap Fakta Nama Aslinya
Diogo Jota meninggal dunia pada usia 28 tahun akibat kecelakaan mobil tragis yang juga merenggut nyawa adiknya, Andre Silva, pada Kamis pagi di Spanyol.
Bintang Liverpool asal Portugal Diogo Jota meninggal dunia pada usia 28 tahun akibat kecelakaan mobil tragis. Kecelakaan itu juga merenggut nyawa adiknya, Andre Silva.
Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai belahan dunia. Banyak pemain Liverpool, baik yang masih aktif maupun yang telah pensiun, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian Jota.
Di antara mereka, superstar Portugal, Cristiano Ronaldo, juga memberikan penghormatan terakhir kepada Jota dan sang adik. Hal ini menunjukkan betapa besar dampak yang ditinggalkan Jota dalam dunia sepak bola, dan betapa banyak orang yang merasa kehilangan atas pemergiannya yang tragis.
Nama 'Jota' adalah warisan yang akan selalu diingat
Nama lengkapnya adalah Diogo Jose Teixeira da Silva. Tetapi dia lebih dikenal oleh publik dengan sebutan Diogo Jota. Sejak ia masih muda, ia memilih nama panggung tersebut untuk membedakan dirinya dari banyak pemain lain yang juga bernama Diogo atau Silva di akademi sepak bola tempat ia berlatih.
Menariknya, nama "Jota" berasal dari cara pengucapan huruf "J" dalam bahasa Portugis. Berbeda dengan bahasa Spanyol yang menyebutnya "Hota," dalam bahasa Portugis, pengucapan huruf tersebut lebih jelas dan tegas, yaitu "Jota." Sementara itu, adiknya, Andre, masih menggunakan nama belakang keluarga mereka, Silva.
Perjalanan Karier Diogo Jota
Jota memulai perjalanan karier profesionalnya di Pacos de Ferreira, Portugal, sebelum menarik perhatian klub besar La Liga, Atletico Madrid, pada tahun 2016. Meskipun ia belum pernah tampil di La Liga, ia berhasil menjalani masa peminjaman yang sangat sukses di Porto di bawah bimbingan pelatih Nuno Espirito Santo.
Di musim berikutnya, Jota mengikuti pelatihnya untuk bergabung dengan Wolverhampton, yang saat itu masih berkompetisi di Championship, divisi kedua Liga Inggris. Sesuai dengan regulasi EFL yang mengharuskan pemain mencantumkan nama belakang di jersey, ia sempat menggunakan nama "Silva" selama satu musim. Namun, setelah Wolves berhasil promosi ke Premier League pada tahun 2018, ia kembali menggunakan nama "Diogo J." di punggungnya—identitas yang ia pertahankan hingga akhir kariernya di Liverpool.
Pindah ke Liverpool pada tahun 2020 menjadi titik puncak dalam karier Jota. Bersama The Reds, ia berperan penting di lini serang, terkenal karena naluri golnya yang tajam serta dedikasinya yang tinggi di lapangan. Jota terus menunjukkan performa yang mengesankan dan menjadi salah satu pemain kunci dalam skuad Liverpool.
Selamat tinggal, Diogo Jota dan Andre Silva
Kehilangan Diogo Jota dan Andre Silva merupakan duka yang mendalam, tidak hanya untuk keluarga mereka, tetapi juga untuk seluruh komunitas sepak bola di seluruh dunia. Ribuan penggemar telah menyalurkan rasa duka mereka dengan meninggalkan pesan serta bunga di depan Anfield, markas tim Liverpool, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada kedua pemain.
Meskipun mereka kini telah tiada, nama Diogo Jota akan selamanya dikenang dalam sejarah sepak bola. Kisahnya sebagai seorang talenta luar biasa yang belum sempat menyelesaikan perjalanan kariernya telah meninggalkan jejak yang mendalam di hati para penggemar. Selamat jalan, Jota dan Andre. Dunia sepak bola tidak akan pernah melupakan kalian. Sumber: talkSPORT