4 Tim yang Berhasil Pecundangi Pep Guardiola di Final
Pep Guardiola adalah pelatih yang dikenal luas karena prestasinya dalam meraih trofi dan menciptakan dominasi di dunia sepak bola.
Pep Guardiola adalah pelatih yang dikenal luas karena prestasinya yang luar biasa dalam meraih trofi dan mendominasi kompetisi. Selama masa jabatannya di Barcelona, Bayern Munchen, dan Manchester City, ia berhasil mengumpulkan berbagai gelar bergengsi. Namun, dalam beberapa musim terakhir, catatan gemilang Guardiola di final mulai mengalami penurunan. Ia mengalami beberapa kekalahan yang mengejutkan, sesuatu yang sebelumnya jarang terjadi dalam kariernya.
Dalam 13 tahun pertama sebagai pelatih, Guardiola hanya mengalami satu kekalahan di final. Namun, dalam empat tahun terakhir, kekalahan-kekalahan tersebut mulai menghantuinya di pertandingan puncak. Tercatat ada empat tim yang berhasil menghentikan ambisi Guardiola di laga penentu gelar.
Setiap kekalahan tersebut memiliki cerita dan momen bersejarah yang unik. Berikut adalah daftar empat tim yang pernah membuat Guardiola merasakan pahitnya kekalahan di final kompetisi besar sepanjang kariernya.
Real Madrid
Guardiola mengalami kekalahan dari Real Madrid pada final Copa del Rey tahun 2011. Pertandingan yang penuh emosi ini menjadi bagian dari serangkaian El Clasico yang berlangsung dalam waktu yang sangat singkat. Cristiano Ronaldo berhasil mencetak gol penentu kemenangan di babak tambahan waktu dengan sebuah sundulan yang sangat akurat. Meskipun Barcelona berhasil meraih gelar di La Liga dan Liga Champions, Madrid berhasil mengklaim satu trofi yang sangat berarti.
Selain itu, pertandingan ini juga menyisakan sejumlah kontroversi, terutama terkait keputusan offside yang menjadi bahan perdebatan. Setelah laga berakhir, ketegangan antara Guardiola dan Jose Mourinho semakin meningkat, dengan keduanya saling melontarkan komentar yang tajam. Ini menambah bumbu pada rivalitas yang sudah ada antara kedua pelatih tersebut.
Chelsea
Final Liga Champions 2021 menjadi momen yang sangat mengecewakan bagi Guardiola. Dalam laga yang berlangsung di Porto, Manchester City mengalami kekalahan 0-1 dari Chelsea, di mana gol tunggal dicetak oleh Kai Havertz. Pertandingan tersebut menjadi sorotan karena keputusan Guardiola yang tidak menurunkan gelandang bertahan murni. Rodri dan Fernandinho, yang biasanya berperan sebagai jangkar tim, malah dicadangkan dalam pertandingan penting ini. Keputusan tersebut hingga kini masih dianggap sebagai blunder besar dalam perjalanan karier taktik Guardiola.
Manchester United
Final Piala FA 2024/2025 menyajikan duel seru antara dua tim yang berasal dari kota yang sama, di tengah suasana yang memanas di Wembley. Manchester United datang dengan tekad untuk membalas dendam setelah mengalami kekalahan di tahun sebelumnya. Gol yang dicetak oleh Alejandro Garnacho dan Kobbie Mainoo membuat Setan Merah unggul dengan dua gol di awal pertandingan. Meskipun Jeremy Doku berhasil memperkecil ketertinggalan, Manchester City tidak dapat menyamakan kedudukan hingga akhir laga. Meskipun City menunjukkan dominasi di liga, mereka tampaknya kehilangan fokus di kompetisi piala. Manchester United memanfaatkan situasi tersebut dan berhasil keluar sebagai pemenang, sebuah hasil yang mengejutkan banyak orang.
Crystal Palace
Crystal Palace muncul sebagai lawan yang mengejutkan bagi Manchester City dalam final Piala FA 2025. Klub yang berasal dari London tersebut berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas tim yang diunggulkan sebagai juara. Gol tunggal yang dicetak oleh Eberechi Eze serta penampilan luar biasa dari Dean Henderson menjadi faktor penentu dalam keberhasilan mereka. Selain itu, Palace juga mendapat keuntungan dari keputusan wasit dan sejumlah momen keberuntungan lainnya. Pep Guardiola, pelatih Manchester City, mengambil langkah berani dengan menurunkan Claudio Echeverri dalam pertandingan yang sangat krusial ini. Setelah pertandingan berakhir, Guardiola tetap memberikan ucapan selamat kepada lawan dan menyatakan bahwa hasil ini merupakan bagian dari dinamika dalam dunia sepak bola. Sumber: Planet Football