Mirip tapi Tak Sama, Kenali Perbedaan PIE vs PIH Agar Bekas Jerawat Cepat Memudar
PIE dan PIH sering tertukar, kenali perbedaannya agar kamu tidak salah pilih skincare untuk memudarkan bekas jerawat.
Sudah rajin pakai skincare, tapi bekas jerawat tetap muncul di wajah? Di satu sisi, kamu merasa sudah melakukan perawatan wajah dengan benar. Namun di sisi lain, noda itu seperti tak mau pergi. Situasi ini sering bikin frustasi. Apalagi ketika berbagai produk sudah dicoba, tapi hasilnya belum terlihat signifikan.
Tanpa disadari, banyak orang terjebak pada satu anggapan yang keliru. bahwa semua bekas jerawat itu sama. Padahal, kenyataannya tidak sesederhana itu. Ada perbedaan mendasar yang kerap luput disadari, dan justru menjadi alasan kenapa perawatan terasa kurang efektif.
Secara umum, ada dua jenis bekas jerawat yang paling sering muncul, yaitu PIE (Post-Inflammatory Erythema) dan PIH (Post-Inflammatory Hyperpigmentation). Sekilas memang terlihat mirip, tetapi keduanya memiliki penyebab yang berbeda. Karena itu, cara mengatasinya pun tidak bisa disamakan.
Sekilas Mirip, Tapi Asalnya Berbeda
PIE biasanya ditandai dengan bekas berwarna kemerahan atau pink di kulit. Kondisi ini sering dialami oleh pemilik kulit sensitif atau acne-prone, terutama setelah jerawat meradang.
Kemerahan tersebut bukan sekadar noda biasa. Hal ini terjadi karena pembuluh darah di bawah permukaan kulit melebar dan menjadi lebih terlihat. Ketika skin barrier melemah dan kulit terus mengalami iritasi, bekas ini bisa bertahan lebih lama dan tampak semakin jelas.
Sementara itu, PIH memiliki tampilan yang berbeda. Bekas jerawat jenis ini umumnya berwarna cokelat hingga kehitaman dan lebih sering muncul pada kulit dengan produksi melanin yang tinggi.
PIH terjadi sebagai respons alami kulit setelah peradangan, di mana produksi melanin meningkat. Tanpa perlindungan yang optimal, terutama dari paparan sinar matahari, noda ini bisa semakin gelap dan membutuhkan waktu lebih lama untuk memudar.
Cara Paling Mudah Membedakan PIE dan PIH
Jika masih bingung membedakannya, cara paling sederhana adalah dengan melihat warnanya. Bekas kemerahan cenderung mengarah pada PIE, sementara noda kecokelatan atau kehitaman merupakan ciri PIH.
Secara garis besar, PIE berkaitan dengan pembuluh darah (vaskular), sedangkan PIH berhubungan dengan pigmentasi kulit. Perbedaan inilah yang membuat keduanya membutuhkan pendekatan perawatan yang berbeda.
Kalau Kemerahan, Fokusnya Menenangkan Kulit
Untuk mengatasi PIE, fokus utama bukanlah mencerahkan, melainkan menenangkan kulit. Kulit membutuhkan hidrasi yang cukup, perbaikan skin barrier, serta perlindungan dari iritasi berulang. Penggunaan produk yang terlalu keras justru bisa memperburuk kondisi dan memperpanjang proses pemulihan.
Memilih produk dengan efek soothing bisa menjadi langkah awal yang tepat. Salah satunya adalah Bubble Burst Brightening Essence dari WONDERMIS yang mengandung Niacinamide, Pro-Vitamin B5, dan Vitamin E. Kombinasi ini membantu meratakan warna kulit sekaligus memberikan efek menenangkan. Selain itu, kandungan Saccharide Isomerate di dalamnya mampu menjaga hidrasi hingga 72 jam, sehingga kulit terasa lebih lembap dan nyaman.
Untuk melengkapi rutinitas, Pure Geranium Booster Toner juga dapat digunakan. Dengan kandungan 8x Hyaluronic Acid Complex dan Onsen Water, toner ini membantu mengunci kelembapan sekaligus memperkuat skin barrier.
Kalau Noda Hitam, Saatnya Fokus Mencerahkan
Berbeda dengan PIE, penanganan PIH membutuhkan pendekatan yang lebih aktif. Di tahap ini, kamu perlu menggunakan bahan yang mampu membantu mencerahkan kulit sekaligus menekan produksi melanin. Selain itu, penggunaan sunscreen menjadi langkah yang tidak boleh dilewatkan. Tanpa perlindungan dari sinar matahari, upaya memudarkan noda hitam bisa menjadi sia-sia.
Salah satu produk yang bisa kamu pertimbangkan adalah WONDERMIS Sunforgettable Airy UV Defender Sunscreen dengan SPF 50 PA++++. Produk ini tidak hanya melindungi dari sinar UVA dan UVB, tetapi juga membantu menangkal paparan blue light dari gadget.
Diperkaya dengan Niacinamide 5%, Alpha Arbutin, dan Tranexamic Acid, formulanya bekerja untuk meratakan warna kulit sekaligus menyamarkan hiperpigmentasi. Teksturnya ringan, cepat meresap, dan nyaman digunakan sehari-hari, bahkan saat memakai makeup. Kandungan chamomile, centella, dan green tea di dalamnya turut memberikan efek menenangkan, sehingga kulit tetap terasa nyaman sepanjang hari.
Kenali Kulit dan Masalahnya, Baru Tentukan Perawatannya
Merawat kulit bukan sekadar mengikuti tren atau mencoba berbagai produk yang sedang viral. Lebih dari itu, ini adalah tentang memahami kebutuhan kulitmu sendiri. Dengan mengenali apakah bekas jerawat yang kamu alami termasuk PIE atau PIH, kamu bisa menentukan langkah perawatan yang lebih tepat dan efektif.
Memiliki kulit sehat memang tidak instan. Namun, dengan pendekatan yang sesuai, hasilnya akan terasa lebih nyata dan bertahan lama. Jadi, sebelum buru-buru mengganti skincare, mungkin ini saatnya kamu berhenti sejenak dan mulai benar-benar mengenal kulitmu.
Untuk kamu yang ingin tahu lebih banyak soal perawatan kulit sekaligus mengenal rangkaian produk WONDERMIS, informasi lengkap bisa diakses melalui Instagram dan TikTok resmi WONDERMIS. Kamu juga bisa langsung menemukannya di official store WONDERMIS di Shopee.