Wamenker Immanuel: Saya Difitnah Minta 20 Persen Saham Sritex
Dia menegaskan isu tersebut adalah fitnah yang sama sekali tidak berdasar dan telah dia konfirmasi langsung kepada jajaran direksi.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer Gerungan dengan tegas membantah tuduhan bahwa dirinya meminta 20 persen saham di PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex).
Dia menegaskan isu tersebut adalah fitnah yang sama sekali tidak berdasar dan telah dia konfirmasi langsung kepada jajaran direksi serta komisaris perusahaan.
"saya di fitnah meminta 20 persen saham di Sritex. Iya. Ya saya nggak tahu. Hal seperti itu kan terbuka," ujar Immanuel saat ditemui media, Jakarta, Jumat (31/1).
Noel sapaan akrabnya menekankan Sritex adalah perusahaan terbuka yang beroperasi dengan standar profesional, bukan perusahaan kecil yang mudah dipermainkan dengan isu semacam itu. Bahkan dia mengaku telah mengonfirmasi langsung kepada Direktur Utama Sritex terkait tuduhan tersebut.
"Itu kan perusahaan terbuka. Bukan perusahaan ece-ece. Dan saya sudah sampaikan dirutnya. Saya bilang ada nggak yang bawa-bawa nama saya minta saham? Dia bilang nggak ada. Nanti saya pernah minta saham ke kalian? Nggak ada juga," tegasnya.
Minta Klarifikasi Presiden Komisaris Sritex
Tak hanya itu, dia juga meminta klarifikasi kepada Presiden Komisaris Sritex dan mendapatkan jawaban yang sama tidak ada permintaan saham yang melibatkan namanya.
"Kemudian saya tanya juga presiden komisarisnya juga. Saya mau konfirmasi. Saya bilang soal ada nggak orang-orang yang bawa nama saya minta saham? Dia bilang nggak ada. Artinya itu terkonfirmasi," lanjutnya.
Lebih lanjut, Immanuel menegaskan bahwa dirinya bukan tipe pejabat yang bermain di balik layar atau memanfaatkan jabatannya untuk kepentingan pribadi.
Dia bahkan menyebut latar belakangnya yang berasal dari jalanan, yang membuatnya memiliki karakter yang keras dalam menghadapi fitnah semacam ini. Menurutnya, tuduhan ini bukan sekadar serangan pribadi, tetapi juga upaya untuk menjatuhkan dirinya.
"Tapi sekali lagi, saya wakil menteri yang lahir dari jalanan. Perilaku jalanan saya juga terkadang bisa tidak terkontrol. Jika nemuin fitnah-fitnah begini. Artinya saya adalah ancaman memfitnah saya," Noel mengakhiri.