Update Terbaru Harga Emas dan Perak Hari Ini Rabu 18 Maret 2026
Berikut adalah rangkuman mengenai harga emas dan perak untuk hari ini, Rabu, 18 Maret 2026.
Harga emas menunjukkan kestabilan pada hari Selasa (Rabu waktu Jakarta) karena para pelaku pasar sedang mengawasi perkembangan konflik yang semakin meningkat di Iran dan menantikan keputusan kebijakan dari Federal Reserve AS. Menurut laporan yang diambil dari CNBC pada Rabu (18/3/2026), harga emas berjangka untuk pengiriman April mengalami sedikit perubahan, dari USD 5.000,61 per ons pada pukul 16.03, meningkat 0,07% menjadi USD 5.005,90. Pasar emas saat ini mencerminkan keseimbangan antara permintaan terhadap aset aman di tengah ketidakpastian geopolitik yang meningkat dan tekanan bearish akibat inflasi.
“Saya pikir emas mungkin akan mencapai rekor tertinggi baru, tetapi saya menduga itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Saya pikir para pelaku pasar bullish telah kehabisan tenaga,” ungkap Jim Wyckoff, Analis Senior dari Kitco Metals. Emas batangan sering dianggap sebagai aset aman di saat ketidakpastian dan inflasi, namun menjadi kurang menarik ketika suku bunga tinggi karena tidak memberikan imbal hasil bunga. Konflik antara AS dan Israel di Iran, yang kini telah memasuki minggu ketiga, telah menyebabkan gangguan serius dalam perdagangan energi dan meningkatkan kekhawatiran akan lonjakan inflasi. Pada hari Selasa, Israel mengklaim telah membunuh kepala keamanan Iran, sementara seorang pejabat senior Iran menyatakan bahwa pemimpin tertinggi yang baru menolak tawaran de-eskalasi dari para perantara dan menuntut Israel serta AS untuk terlebih dahulu menyerah. Di sisi lain, harga minyak internasional juga mengalami kenaikan lebih dari 1% pada hari tersebut.
Harga perak dan logam lainnya
Federal Reserve, bank sentral Amerika Serikat, diperkirakan akan mengumumkan keputusan terkait suku bunga pada hari Rabu mendatang. Investor memperkirakan bahwa bank sentral ini akan memilih untuk mempertahankan suku bunga pada level yang stabil. Dalam catatan yang disampaikan, Commerzbank menyatakan bahwa pertemuan The Fed kemungkinan tidak akan memberikan dampak positif bagi harga emas. Hal ini disebabkan oleh ketidakpastian yang mengelilingi durasi perang serta gangguan pasokan minyak, yang diharapkan membuat The Fed bersikap lebih hati-hati dalam mengambil keputusan.
Selain itu, di pasar logam lainnya, harga perak mengalami penurunan sebesar 1,97% hingga mencapai USD 79,17 per ons, setelah sebelumnya sempat turun 3% di awal sesi perdagangan. Di sisi lain, harga platinum menunjukkan kenaikan sebesar 0,48% menjadi USD 2.124,30, sedangkan harga palladium juga naik 0,41% menjadi USD 1.605,12. Kenaikan harga platinum dan palladium ini mungkin mencerminkan pergeseran minat investor di tengah ketidakpastian yang ada di pasar.