Tak Main-Main, Perbaikan Wisma MPR RI Bandung yang Dibakar saat Demo Capai Rp12,9 Miliar
Bagian yang masuk cagar budaya mengalami kerusakan sedang, sementara yang bukan cagar budaya kerusakan ringan.
Biaya perbaikan, untuk wisma MPR RI di Jalan Diponegoro, Bandung, yang hangus dibakar sekelompok orang dari massa aksi pada Jumat (29/8) lalu ditaksir mencapai Rp12,9 miliar. Angka itu disampaikan Direktorat Jenderal Cipta Karya (DJCK) Kementerian Pekerjaan Umum setelah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Selasa (9/9).
"(Taksiran biaya) Rp12,9 miliar,” Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Dewi Chomistriana, kepada wartawan.
Dia menjelaskan bahwa terdapat dua bagian pada bangunan yang kini tinggal rangka itu. Sebagian tergolong cagar budaya tipe A, sedangkan sisi bagian lainnya bukan.
Bagian yang masuk cagar budaya mengalami kerusakan sedang, sementara yang bukan cagar budaya kerusakan ringan. Kendati begitu, ia mengungkap Mechanical Electrical Plumbing-nya mengalami rusak cukup parah.
Diperlukan Riset dan Koordinasi
Di sisi lain, Dewi bilang perbaikan wisma MPR itu tidak bisa sembarangan, diperlukan riset dan koordinasi dengan tim ahli cagar budaya untuk merehabilitasi bangunan ini.
"Rehabilitasi bangunan cagar budaya harus dimulai dengan membaca sejarahnya, mengidentifikasi tahun dibangun, serta material asli yang digunakan,” jelas Dewi
Meski begitu, dia menargetkan perbaikan dapat dimulai secepatnya, sehingga ditargetkan rampung pada Desember 2026 mendatang.
"Target akhir tahun 2025 dimulai identifikasi dan perencanaan. Insya Allah (bangunan) fisik akan mulai tahun depan, dengan penyelesaian utama ditargetkan Desember 2026," ujarnya.