Tahukah Anda? APINDO Desak Perbaikan Jalan Banten, Kunci Utama Tarik Investor dan Percepat Ekonomi!
Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Banten mendesak Pemprov Banten untuk segera mempercepat perbaikan jalan, langkah krusial menarik investor dan mendongkrak ekonomi wilayah. Mengapa ini mendesak?
Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Provinsi Banten secara resmi menyampaikan usulan penting kepada Pemerintah Provinsi Banten. Usulan ini berfokus pada percepatan perbaikan infrastruktur jalan di berbagai daerah, yang dinilai krusial untuk menunjang kelancaran distribusi barang dan jasa.
Langkah ini diharapkan mampu menarik lebih banyak investor untuk berinvestasi di Banten, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah secara signifikan. Usulan tersebut disampaikan oleh Ketua APINDO Banten, Tomy Rachmatullah, di Tangerang pada Sabtu (20/9).
APINDO menekankan bahwa infrastruktur yang memadai adalah tulang punggung bagi kelancaran operasional pelaku usaha. Oleh karena itu, percepatan perbaikan jalan menjadi prioritas utama yang disepakati oleh para pengusaha untuk disampaikan langsung kepada Gubernur Banten, Andra Soni.
Pentingnya Infrastruktur bagi Iklim Investasi
Tomy Rachmatullah menegaskan bahwa infrastruktur merupakan salah satu penunjang utama bagi kelancaran aktivitas pelaku usaha. APINDO berharap Pemprov Banten dapat mengintegrasikan komunikasi dengan kepala daerah untuk mempercepat perbaikan infrastruktur jalan.
Perbaikan infrastruktur jalan ini memiliki dampak langsung pada peningkatan ekonomi wilayah. Usulan percepatan perbaikan infrastruktur ini menjadi salah satu poin kesepakatan penting yang dihasilkan dari Gathering CEO dan diskusi bersama di PT. Paragon, Kawasan Industri Jatake, Tangerang.
Para pelaku usaha secara kolektif berpendapat bahwa kondisi jalan yang baik akan mempermudah akses dan distribusi, sehingga menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif. Hal ini pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Banten.
Tantangan Ekonomi dan Peran Pemerintah
Selain perbaikan jalan, para pelaku usaha juga menyampaikan berbagai masukan mengenai kebijakan pemerintah daerah. Mereka berharap kebijakan tersebut dapat memperhatikan kondisi perkembangan ekonomi saat ini, mengingat hampir di seluruh sektor usaha sedang mengalami perlambatan.
Tomy Rachmatullah menyatakan bahwa permasalahan ini harus diselesaikan bersama, dan dunia usaha tidak dapat berjalan sendiri. "Ya ini harus bisa kita selesaikan bersama, dan kita tidak bisa sendiri tentunya. kami di dunia industri bidang usaha memerlukan support bantuan dari pemerintah sebagai regulator, pembuat kebijakan," katanya.
Dukungan dari pemerintah sebagai regulator dan pembuat kebijakan sangat dibutuhkan agar dunia usaha dapat menjalankan operasinya dengan tenang dan baik. Dengan demikian, sektor industri dapat memberikan kontribusi sebesar-besarnya kepada Banten, khususnya Indonesia, dalam upaya pemulihan dan pertumbuhan ekonomi.
Respon Pemprov Banten dan Harapan Kolaborasi
Gubernur Banten Andra Soni menyatakan telah mendengar langsung masukan dari para pengusaha yang tergabung dalam APINDO Banten. Semua usulan yang disampaikan telah diterima secara resmi melalui surat.
"Nanti surat ini akan jadi rekomendasi bagi gubernur untuk menjadi pertimbangan bagi daerah seperti perbaikan infrastruktur dan lainnya sehingga iklim investasi tetap terjaga," ujar Andra Soni.
Pemerintah Provinsi Banten juga mengajak APINDO untuk memperkuat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di Indonesia, khususnya di Banten, melalui perluasan investasi. "Apa yang jadi kebutuhan pelaku usaha kita respon cepat dan kami juga ajak pelaku usaha memperluas investasinya sehingga banyak rekrutmen tenaga kerja yang dapat dilakukan," tambahnya.
Sumber: AntaraNews