Trivia Anggaran Rp6 Miliar: Pemprov Banten Pastikan Pembangunan Jalan Poros Desa Banten 1,5 KM di Tangerang Segera Dimulai

Pemerintah Provinsi Banten segera merealisasikan Pembangunan Jalan Poros Desa Banten sepanjang 1,5 KM di Sindang Jaya, Tangerang, dengan anggaran Rp6 miliar. Simak detail dan harapan warga!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Trivia Anggaran Rp6 Miliar: Pemprov Banten Pastikan Pembangunan Jalan Poros Desa Banten 1,5 KM di Tangerang Segera Dimulai
Pemerintah Provinsi Banten segera merealisasikan Pembangunan Jalan Poros Desa Banten sepanjang 1,5 KM di Sindang Jaya, Tangerang, dengan anggaran Rp6 miliar. Simak detail dan harapan warga! (Merdeka.com)

Pemerintah Provinsi Banten menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur pedesaan. Melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra), Pemprov Banten memastikan pembangunan jalan poros desa Sindang Asih–Badak Anom di Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, akan segera direalisasikan.

Proyek vital sepanjang 1,5 kilometer ini direncanakan masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025. Pembangunan ini menjadi angin segar bagi masyarakat setempat yang telah lama menantikan perbaikan akses jalan.

Gubernur Banten, Andra Soni, menjelaskan bahwa inisiatif pembangunan ini merupakan tindak lanjut dari usulan pemerintah daerah dan aspirasi kuat dari warga. Kondisi jalan yang rusak parah telah menjadi keluhan utama, sehingga perbaikan ini sangat dinanti untuk mendukung aktivitas harian dan ekonomi lokal.

Detail Proyek dan Harapan Gubernur

Gubernur Andra Soni sebelumnya telah meninjau langsung kondisi jalan poros desa yang menghubungkan dua desa, yakni Desa Sindang Asih dan Desa Badak Anom. Kunjungan ini memperkuat pemahaman akan urgensi perbaikan infrastruktur tersebut.

“Alhamdulillah ini telah direncanakan atas usulan bupati dan masyarakat. Jalan ini telah direncanakan untuk dilaksanakan pada APBD Perubahan 2025,” ujar Andra Soni di Serang, Rabu (10/9).

Menurutnya, kondisi jalan yang sudah lama rusak menjadi keluhan masyarakat. Aspirasi warga juga menyangkut irigasi yang berada di sisi jalan, yang sangat penting bagi pertanian setempat. “Besar harapan mereka agar ini bisa segera dilaksanakan. Karena sudah berlangsung lama sekali,” tambahnya.

Gubernur juga mengaku telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3) untuk penanganan irigasi. Hal ini penting mengingat di sekitar lokasi terdapat kurang lebih 500 hektare sawah produktif yang memerlukan ketersediaan air yang memadai, meskipun merupakan sawah tadah hujan.

Dukungan Masyarakat dan Manfaat Jangka Panjang

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banten, Arlan Marzan, mengungkapkan bahwa ruas jalan poros yang akan ditangani memiliki panjang 1,5 kilometer dengan konstruksi beton selebar empat meter. Anggaran pembangunan jalan ini mencapai Rp6 miliar, menunjukkan keseriusan Pemprov dalam proyek ini.

“Panjangnya kurang lebih 1,5 kilometer, kita telah berkoordinasi dengan bupati dan masyarakat bahwa ruas jalan ini harus lebih prioritas,” kata Arlan. Ia juga menambahkan bahwa pemerintah berharap warga ikut memantau agar kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat sekitar.

“Pak Gubernur juga berharap masyarakat bisa bersama-sama menjaga ketika sudah dibangun. Banyak hal yang bisa dilakukan, di antaranya menjaga drainase dan lalu lintasnya,” jelas Arlan, menekankan pentingnya peran serta aktif masyarakat dalam pemeliharaan infrastruktur.

Warga Desa Badak Anom, Siti, menyampaikan apresiasi atas rencana pembangunan jalan tersebut. Ia berharap akses yang lebih baik dapat membantu aktivitas harian masyarakat dan meningkatkan perekonomian. “Terima kasih Pak Gubernur, semoga jalannya cepat dibangun dan cepat bisa dipakai,” ucap Siti, mewakili harapan banyak warga lainnya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi