Pertamina Pastikan Penyaluran BBM Sumbar Stabil, Jalur Distribusi Membaik

Pertamina Patra Niaga berhasil menstabilkan kembali penyaluran BBM Sumbar. Temukan bagaimana upaya percepatan distribusi dan sinergi berbagai pihak mengatasi tantangan di lapangan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pertamina Pastikan Penyaluran BBM Sumbar Stabil, Jalur Distribusi Membaik
Pertamina Patra Niaga berhasil menstabilkan kembali penyaluran BBM Sumbar. Temukan bagaimana upaya percepatan distribusi dan sinergi berbagai pihak mengatasi tantangan di lapangan. (AntaraNews)

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) telah memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Sumatera Barat kembali stabil pada Minggu, 19 Juli. Kondisi ini terjadi seiring membaiknya jalur distribusi utama yang sebelumnya sempat terganggu.

Fahrougi Andriani Sumampouw, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, menyatakan bahwa berbagai upaya percepatan distribusi telah dilakukan. Hal ini didukung oleh semakin kondusifnya kondisi lalu lintas di sejumlah ruas jalan.

Mobil tangki kini dapat kembali menjangkau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dengan waktu tempuh yang lebih optimal. Pertamina Patra Niaga berkomitmen penuh untuk terus memberikan layanan penyaluran BBM terbaik kepada masyarakat.

Strategi Percepatan Distribusi BBM di Sumbar

Pertamina Patra Niaga menghadapi berbagai tantangan signifikan dalam proses penyaluran BBM di Sumatera Barat. Tantangan tersebut meliputi perbaikan akses, penyempitan ruas jalan, serta material longsor di beberapa titik.

Kondisi ini sempat menyebabkan mobil tangki memerlukan waktu tempuh yang lebih lama dari kondisi normal. Meskipun demikian, Pertamina terus mengoptimalkan penguatan operasional dan percepatan distribusi.

Tujuannya adalah untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat di Sumatera Barat tetap terpenuhi secara maksimal. Komitmen ini ditegaskan oleh Fahrougi yang menyatakan bahwa pasokan energi akan selalu terjaga.

Optimalisasi Armada dan Infrastruktur Penyaluran

Dalam upaya mempercepat proses normalisasi penyaluran, Pertamina mengerahkan 25 unit mobil tangki tambahan. Armada ini dioperasikan melalui skema spot charter guna meningkatkan kapasitas penyaluran ke berbagai wilayah.

Selain itu, Integrated Terminal Teluk Kabung beroperasi selama 24 jam penuh tanpa henti. Operasional penuh ini memastikan proses penerimaan, penimbunan, dan penyaluran BBM berjalan optimal.

Pertamina juga tetap mengoperasikan seluruh sarana distribusi secara maksimal agar pasokan di seluruh wilayah Sumatera Barat tetap terjaga dengan baik.

Sinergi Lintas Sektor dan Pemantauan Berkelanjutan

Keberhasilan menjaga keandalan distribusi BBM merupakan hasil kolaborasi erat antara Pertamina dan berbagai pihak. Sinergi ini melibatkan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta Hiswana Migas.

Dukungan pengawalan mobil tangki pada jalur-jalur prioritas juga menjadi faktor penting dalam kelancaran distribusi. Pertamina juga terus melakukan pengaturan pola distribusi secara cermat.

Pemantauan stok di seluruh terminal BBM dan SPBU dilakukan secara berkala dan intensif. Penyesuaian jadwal pengiriman juga diterapkan agar penyaluran tetap efektif selama proses normalisasi.

Fahrougi mengapresiasi dukungan semua pihak yang bersinergi bersama Pertamina. Kolaborasi ini disebut sebagai faktor penting dalam menjaga kelancaran distribusi BBM kepada masyarakat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi