Lazisnu Paragon Salurkan Bantuan Pemulihan Madrasah dan Masjid Terdampak Bencana di Sumatera

NU Care-Lazisnu PBNU dan Paragon Corp berkolaborasi menyalurkan bantuan Lazisnu Paragon untuk pemulihan madrasah dan masjid di Aceh serta Sumatera Barat pascabencana, meningkatkan semangat belajar dan ibadah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Lazisnu Paragon Salurkan Bantuan Pemulihan Madrasah dan Masjid Terdampak Bencana di Sumatera
NU Care-Lazisnu PBNU dan Paragon Corp berkolaborasi menyalurkan bantuan Lazisnu Paragon untuk pemulihan madrasah dan masjid di Aceh serta Sumatera Barat pascabencana, meningkatkan semangat belajar dan ibadah. (AntaraNews)

NU Care-Lazisnu PBNU telah berkolaborasi dengan Paragon Corp dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan. Bantuan ini diprioritaskan untuk pemulihan sarana pendidikan dan ibadah di wilayah Sumatera yang terdampak bencana. Program ini berlangsung sejak Mei hingga 1 Agustus 2026, menyasar Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Sumatera Barat.

Wakil Direktur Fundraising, Humas dan IT NU Care-Lazisnu PBNU, Anik Rifqoh, menyatakan bahwa program bantuan kemanusiaan ini fokus pada masyarakat terdampak banjir. Penyaluran bantuan telah dimulai sejak bulan Ramadhan 2026, diawali dengan pendistribusian paket sembako. Fokus utamanya adalah lembaga pendidikan Islam seperti dayah atau pesantren, serta masjid dan mushola yang mengalami kerusakan akibat banjir.

Sinergi ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan pascabencana dan menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi pendidikan dan ibadah. Bantuan mencakup renovasi bangunan serta penyediaan peralatan sekolah dan ibadah. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan masyarakat dan pemberdayaan umat di berbagai daerah di Indonesia.

Fokus Bantuan Pemulihan Madrasah dan Masjid

Di Kabupaten Aceh Tamiang, bantuan bertajuk "Madrasah Bangkit" disalurkan dalam bentuk renovasi kepada Dayah Asy Syafiiyah Al Aziziyah dan MTsN 1 Aceh Tamiang. Selain itu, bantuan peralatan sekolah diberikan kepada MIN 2 Aceh Tamiang dan MIN 7 Aceh Tamiang. Dukungan ini bertujuan untuk memastikan keberlangsungan pendidikan para santri dan siswa di wilayah tersebut.

Sementara itu, di Kabupaten Aceh Utara, program "Masjid Bangkit" diwujudkan melalui renovasi masjid dan penyaluran perlengkapan paket ibadah di Dayah Darul Aman. Penyaluran perlengkapan ibadah juga diberikan kepada Dayah Ashabul Yamin. Bantuan ini diharapkan dapat membantu kebutuhan para santri dalam menjalankan aktivitas keagamaan sehari-hari.

Adapun di Sumatera Barat, bantuan "Madrasah Bangkit" difokuskan pada renovasi ruang kelas Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah Batang Kabung (PPMTI Batang Kabung) di Kota Padang. Program "Masjid Bangkit" juga menjangkau Surau Taluak Kayu Tanam di Kabupaten Padang Pariaman. Langkah ini diambil agar masjid dapat kembali berfungsi sebagai pusat ibadah dan kegiatan masyarakat setelah sebelumnya terdampak banjir luapan dari Sungai Batang Anai.

Sinergi Berkelanjutan NU Care-Lazisnu dan Paragon Corp

Anik Rifqoh mengungkapkan harapannya agar sinergi antara NU Care-Lazisnu PBNU dan Paragon Corp dapat terus berlanjut. Ia berharap manfaat dari kolaborasi ini akan semakin luas dan menjangkau lebih banyak pihak. Sinergi antara lembaga filantropi dan dunia usaha merupakan contoh nyata kerja sama yang efektif.

Anik menambahkan bahwa kolaborasi semacam ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan masyarakat. Selain itu, sinergi ini juga bertujuan mempercepat proses pemulihan pascabencana di berbagai wilayah. Manfaat berkelanjutan diharapkan dapat dirasakan dalam aspek pendidikan, ibadah, dan pemberdayaan umat di seluruh Indonesia.

Sinergi antara NU Care-Lazisnu dan Paragon Corp telah terjalin sejak tahun 2017. Selama periode tersebut, berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan telah dilaksanakan. Ribuan penerima manfaat telah merasakan dampak positif dari kolaborasi yang berkelanjutan ini.

Apresiasi dari Penerima Manfaat

Bantuan yang disalurkan oleh NU Care-Lazisnu dan Paragon Corp ini disambut baik oleh para penerima manfaat. Salah satunya adalah Irwanto, Kepala MTs Batang Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat. Ia menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan rehabilitasi madrasah dan bantuan perlengkapan belajar bagi para santri.

"Alhamdulillah, kami mendapatkan bantuan rehabilitasi madrasah setelah sebelumnya terdampak banjir atau galodo," ujar Irwanto. Ia menambahkan bahwa bantuan dari Lazisnu memungkinkan perbaikan bangunan pondok pesantren yang mengalami kerusakan. Hal ini sangat membantu dalam memulihkan kondisi fasilitas pendidikan.

Irwanto juga menyoroti dampak positif pada para siswa. "Anak-anak juga menerima perlengkapan sekolah dan perlengkapan belajar sehingga semakin termotivasi dan semangat belajar dengan kondisi bangunan yang lebih baik," katanya. Ini menunjukkan bahwa bantuan tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga meningkatkan semangat belajar siswa.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi