Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, baru-baru ini memperkenalkan avatar dirinya yang berbasis kecerdasan buatan (AI) kepada publik di negaranya. Peluncuran ini dilakukan di Kuala Lumpur pada hari Minggu, 19 Juli, menandai langkah inovatif dalam komunikasi pemerintah.
Melalui avatar AI ini, Anwar Ibrahim membuka layanan interaktif via WhatsApp, memungkinkan masyarakat untuk mengajukan pertanyaan langsung kepada versi AI dirinya. Inisiatif ini bertujuan untuk mempercepat respons dan memastikan setiap pertanyaan dijawab secara otomatis.
Anwar Ibrahim berharap masyarakat dapat memanfaatkan platform ini untuk menyampaikan pandangan, kekhawatiran, dan aspirasi mereka secara langsung. Ia meyakini bahwa pembangunan dan kebijakan negara akan menjadi lebih baik jika berpijak pada suara serta kehendak rakyat.
Advertisement
Advertisement
PMX AI: Inovasi Komunikasi Publik
Layanan inovatif ini diberi nama PMX AI, di mana 'PMX' merupakan julukan yang disematkan kepada Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri ke-10 Malaysia. Sementara itu, 'AI' adalah akronim dari artificial intelligence atau kecerdasan buatan.
Melalui PMX AI, masyarakat Malaysia kini memiliki akses langsung untuk berinteraksi dengan Perdana Menteri versi digital. Publik dapat menghubungi avatar AI ini melalui nomor WhatsApp +60378850523.
Sistem akan secara otomatis memberikan jawaban yang relevan sesuai dengan pertanyaan yang diajukan. Inisiatif ini mencerminkan upaya pemerintah Malaysia untuk lebih dekat dengan rakyatnya.
Advertisement
Advertisement
Teknologi di Balik PMX AI
Avatar PMX AI dikembangkan oleh perusahaan teknologi Zetrix AI, yang telah melatih model kecerdasan buatan ini dengan cermat. Data yang digunakan untuk melatih avatar ini meliputi pidato-pidato, tulisan-tulisan Anwar Ibrahim, serta berbagai kebijakan pemerintah Malaysia.
Proses pelatihan yang komprehensif ini memastikan bahwa PMX AI dapat memberikan informasi yang akurat dan konsisten dengan pandangan serta arahan Perdana Menteri. Avatar ini juga akan terus diperbarui secara berkala dengan pidato-pidato terkini Anwar Ibrahim, menjaga relevansinya.
PMX AI dirancang untuk membantu publik Malaysia dalam mengakses informasi pemerintahan dengan lebih mudah. Selain itu, avatar ini juga menyediakan petunjuk terkait edukasi, karir, dan peluang pekerjaan, menjadikannya sumber daya yang multifungsi.
Advertisement
Advertisement
Tantangan dan Harapan Ke Depan
Meskipun diluncurkan dengan antusiasme tinggi, layanan berbasis WhatsApp ini sempat mengalami kendala teknis. Berdasarkan penelusuran, layanan PMX AI sempat tidak dapat digunakan sementara pada Minggu malam.
Insiden ini menunjukkan bahwa implementasi teknologi baru seringkali diiringi dengan tantangan operasional yang perlu diatasi. Namun, harapan Perdana Menteri Anwar Ibrahim terhadap partisipasi publik tetap tinggi.
Anwar Ibrahim menekankan pentingnya platform ini sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan rakyat. Ia berharap inisiatif PMX AI dapat memperkuat demokrasi partisipatif di Malaysia.
Advertisement
Sumber: AntaraNews