Sulsel Raih Penghargaan Creative Financing Sulawesi dari Kemendagri, Bukti Inovasi Pembiayaan Daerah
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berhasil meraih Penghargaan Creative Financing Sulawesi Terbaik 1 dari Kemendagri, menunjukkan inovasi pembiayaan pembangunan daerah yang patut dicontoh dan berbuah insentif Rp3 miliar.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan bergengsi. Pada tanggal 30 Mei 2026, Pemprov Sulsel dinobatkan sebagai Terbaik 1 Provinsi Creative Financing Regional Sulawesi Tahun 2026 oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Penghargaan ini diberikan di Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai bentuk apresiasi atas kapasitas daerah dalam mengoptimalkan potensi sumber daya.
Atas capaian luar biasa ini, Pemprov Sulsel tidak hanya menerima piagam penghargaan. Mereka juga memperoleh reward dan insentif senilai Rp3 miliar, sebuah pengakuan konkret atas keberhasilan inovasi pembiayaan pembangunan daerah. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini dalam keterangannya di Makassar.
Penghargaan ini secara spesifik diberikan karena kemampuan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi sumber daya melalui inovasi pembiayaan pembangunan daerah. Ini mencerminkan komitmen Sulsel terhadap tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien, serta berdampak positif bagi masyarakat.
Inovasi Pembiayaan Daerah dan Kriteria Penilaian
Penghargaan Creative Financing Regional Sulawesi menjadi indikator penting dalam menilai kemampuan suatu provinsi. Kemendagri menetapkan sejumlah kriteria ketat untuk penghargaan ini, yang berfokus pada inovasi dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah. Proses penilaian ini bertujuan untuk mendorong pemerintah daerah agar lebih kreatif dalam mencari sumber-sumber pembiayaan pembangunan.
Beberapa aspek utama yang menjadi tolok ukur penilaian mencakup kapasitas daerah dalam mengelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain itu, aspek digitalisasi dalam pelayanan dan pengelolaan keuangan juga menjadi poin penting yang diperhitungkan.
Tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel, serta konsistensi opini dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), turut menjadi kriteria penentu. Kriteria-kriteria ini memastikan bahwa inovasi pembiayaan yang dilakukan sejalan dengan prinsip-prinsip pemerintahan yang baik dan bersih.
Peran Vital BUMD dalam Pencapaian Penghargaan Creative Financing Sulawesi
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman mengungkapkan bahwa capaian ini tidak terlepas dari kontribusi signifikan dan sinergi yang kuat dari berbagai BUMD di Sulawesi Selatan. BUMD memiliki peran strategis sebagai agen pembangunan dan pendorong ekonomi lokal. Kinerja positif mereka secara langsung berkontribusi pada peningkatan PAD provinsi.
Beberapa BUMD yang disebutkan berperan penting dalam keberhasilan ini antara lain PT Bank Sulselbar, PT Sulsel Citra Indonesia, PT Jamkrida Sulsel, PT Sulsel Andalan Energi, dan Perusda Agribisnis. Entitas-entitas ini menunjukkan kapasitasnya dalam mengelola aset dan menjalankan bisnis yang mendukung tujuan pembangunan daerah.
Sinergi antara pemerintah provinsi dan BUMD ini menciptakan ekosistem pembiayaan yang inovatif. Hal ini memungkinkan Sulsel untuk mengoptimalkan potensi ekonominya, mengurangi ketergantungan pada anggaran pusat, dan membangun kemandirian finansial yang lebih kuat.
Harapan dan Motivasi untuk Tata Kelola yang Inovatif
Andi Sudirman Sulaiman berharap penghargaan Creative Financing Sulawesi ini menjadi motivasi berkelanjutan bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Motivasi ini diharapkan mendorong upaya untuk terus menghadirkan tata kelola pemerintahan yang inovatif dan transparan.
Pemerintah Provinsi Sulsel berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan program yang dijalankan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat. Fokusnya adalah pada peningkatan kesejahteraan dan pembangunan yang merata di seluruh wilayah.
"Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan tata kelola pemerintahan yang inovatif, transparan, dan berdampak bagi masyarakat Sulawesi Selatan," ujar Andi Sudirman Sulaiman. Pernyataan ini menegaskan visi Pemprov Sulsel untuk masa depan yang lebih baik.
Sumber: AntaraNews