Sektor Akar Rumput Bisa Jadi Penyelamat Ekonomi, Sandiaga Uno: Ini Disebut Sebagai The Power of Emak-Emak
Sektor ini tangguh untuk memperkuat sektor ekonomi yang selama ini menjadi 97 persen pencipta lapangan kerja di Indonesia.
Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2020-2024, Sandiaga Salahudin Uno mengatakan bahwa di tengah perlambatan ekonomi dan tantangan lapangan kerja, serta banyak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), sektor industri akar rumput memainkan peran yang sangat sentral dan strategis.
Menurutnya sektor ini tangguh untuk memperkuat sektor ekonomi yang selama ini menjadi 97 persen pencipta lapangan kerja di Indonesia.
"Dan ini yang kita sebut sebagai the power of emak-emak, karena lebih dari 60 persen sektor kreatif ini dimiliki dan dikembangkan oleh women entrepreneur atau wirausaha perempuan," kata Sandi kepada media, Kamis (22/5).
Sandi pun sangat mendukung adanya kegiatan Asia Grassroot Forum (AGF) karena dapat memfasilitasi masuknya investasi dari berbagai pihak dalam dan luar negeri.
"Saya melihat bahwa ini harus menjadi fokus perkembangan ekonomi kita ke depan terutama menghadapi era perlambatan ekonomi dan perang tarif dan ketidakpastian yang kita hadapi sekarang," jelasnya.
Dia pun membeberkan hal yang harus dilakukan pemerintah untuk memperkuat sektor tersebut. Pertama. Kebijakan yang konsisten berpihak kepada ekonomi akar rumput dengan memberikan mereka pelatihan, memberikan mereka bantuan pemasaran.
"Dulu kita punya gerakan bangga buatan Indonesia, beli produk-produk lokal, ini akan sangat memberikan dampak positif terhadap sektor UMKM yang ada di ekonomi akar rumput," terangnya.
Selanjutnya
Kedua, pemerintah harus bisa juga memberikan stimulus kepada kelas menengah, karena selama ini bantuan-bantuan pemerintah ini menyasar kepada ekonomi yang ada di bottom atau di kelas menengah ke bawah atau di sektor yang sangat informal.
"Kalau kita memberikan insentif kepada sektor kelas menengah, ini akan menumbuhkan daya beli, sehingga produk-produk UMKM ini bisa menggeliat kembali," imbuhnya.
Terakhir, pemerintah juga harus bisa memberikan insentif agar penciptaan lapangan kerja ini bisa terus didorong oleh sektor akar rumput ini, sehingga dari gelombang PHK yang dihadapi.
"Banyak pekerja-pekerja ini bisa dialihkan melalui program pemerintah seperti pra kerja untuk saat dulu untuk diberikan training terbaru sehingga mereka bisa mendapatkan lapangan kerja dan menciptakan pertumbuhan ekonomi," tutup dia.