Saham BUMI Menguat 4,55 Persen di Tengah Tekanan IHSG
Saham BUMI menguat 4,55% pada perdagangan 3 Februari 2026, sementara IHSG dibuka melemah dan masih bergerak di zona tekanan sejak awal sesi.
Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan penguatan pada perdagangan Selasa (3/2/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.23 WIB harga saham BUMI berada di level Rp230 per saham, naik Rp10 atau 4,55 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp220.
Pada awal sesi, saham BUMI dibuka di level Rp212 sebelum bergerak fluktuatif. Dalam perdagangan intraday, harga saham sempat menyentuh level tertinggi Rp232 dan terendah Rp198, menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi pada jam-jam awal perdagangan.
Dalam catatan pergerakan jangka panjang, saham BUMI berada pada rentang harga Rp70 hingga Rp484 dalam periode 52 minggu terakhir. Kapitalisasi pasar emiten batu bara ini tercatat sekitar Rp85,41 triliun. Hingga saat ini, perseroan belum mencatatkan rasio price to earnings (P/E) maupun pembagian dividen.
Dari sisi kinerja, laporan keuangan kuartal III 2025 menunjukkan pendapatan BUMI sebesar 359,37 juta dolar AS, tumbuh 8,56 persen secara tahunan (year on year/YoY).
IHSG Masih Tertekan di Awal Perdagangan
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak melemah pada awal perdagangan Selasa (3/2/2026). Data RTI menunjukkan IHSG dibuka di level 7.888,77, turun dari penutupan sebelumnya di 7.922,73.
Hingga pukul 09.18 WIB, IHSG tercatat turun 0,76 persen atau sekitar 60 poin ke posisi 7.853,17. Indeks LQ45 juga melemah 0,43 persen ke level 802,672, dengan mayoritas indeks saham acuan bergerak di zona merah.
Pada perdagangan sebelumnya, Senin (2/2/2026), IHSG tercatat merosot 4,88 persen ke level 7.922 dan disertai tekanan jual. Berdasarkan analisis teknikal, IHSG diperkirakan bergerak pada area support 7.654 hingga 7.481, dengan resistance di kisaran 8.094 hingga 8.318.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menyebut IHSG berpotensi mengalami technical rebound dengan peluang pengujian resistance di sekitar 8.050. Sementara itu, level support diperkirakan berada pada rentang 7.780 hingga 7.850.