Pertamina Pastikan Kesiapan Distribusi BBM Lebaran 2026, Armada Laut hingga SPBU Siaga
Menjelang Lebaran 2026, Pertamina Patra Niaga memastikan Kesiapan Distribusi BBM Lebaran 2026 dari armada kapal hingga SPBU, demi kelancaran pasokan energi nasional dan kenyamanan masyarakat.
PT Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam memastikan kelancaran pasokan energi nasional menjelang momen penting Lebaran 2026. Jajaran direksi telah melakukan peninjauan menyeluruh terhadap jalur distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di berbagai titik strategis.
Peninjauan operasional ini meliputi armada kapal laut sebagai tulang punggung distribusi, hingga jaringan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang melayani langsung masyarakat. Langkah proaktif ini diambil untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan energi selama periode mudik dan perayaan Lebaran.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadhan 1447 H. Tujuannya adalah untuk melihat langsung kesiapan rantai pasok energi demi menjamin ketersediaan BBM dan LPG di seluruh wilayah Indonesia.
Peran Vital Transportasi Laut dalam Menjaga Ketahanan Energi
Transportasi laut memegang peranan krusial dalam menjaga ketahanan energi nasional, terutama mengingat Indonesia sebagai negara kepulauan. Direktur Armada Logistik Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto, menekankan pentingnya peran ini dalam kunjungan ke kapal LPG Gas Walio di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang.
Saat ini, subholding downstream Pertamina mengoperasikan tidak kurang dari 345 unit kapal yang dapat terus bertambah sesuai kebutuhan. Armada ini digunakan untuk mengangkut minyak mentah, produk BBM, maupun LPG, memastikan distribusi menjangkau seluruh pelosok negeri.
Arif Yunianto menambahkan bahwa sekitar 60 persen distribusi LPG di Jawa Tengah didukung oleh kapal-kapal sejenis Gas Walio. Kapal jenis carrier fully refrigerated dengan kapasitas muatan 13.000 metrik ton LPG ini menjadi salah satu pahlawan tak terlihat dalam ekosistem energi.
Direktur Keuangan Pertamina Patra Niaga, Bagus Agung Rahadiansyah, turut menyampaikan apresiasi kepada para awak kapal. Ia menyebut mereka sebagai “pahlawan di balik layar ekosistem energi nasional” yang memastikan energi sampai ke masyarakat dan menghidupi perekonomian Indonesia.
Kesiapan Layanan SPBU dan Pemantauan Distribusi Darat yang Terintegrasi
Selain meninjau armada laut, jajaran direksi juga mengunjungi SPBU 41.502.01 Ahmad Yani, Semarang, untuk memastikan kesiapan layanan BBM bagi masyarakat menjelang mudik Lebaran. Peninjauan ini mencakup pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai aspek operasional.
Pemeriksaan meliputi pengecekan mobil tangki, verifikasi kualitas dan kuantitas (QQ) BBM, serta layanan mobil Serv-Q SPBU yang dilengkapi peralatan pengecekan serupa. Hal ini menjamin BBM yang disalurkan kepada konsumen memiliki kualitas dan volume yang sesuai standar.
Roberth MV Dumatubun menjelaskan bahwa direksi juga meninjau operasional Road Traffic Control (RTC) mobil tangki di bawah pengelolaan PT Pertamina Patra Logistik. Sistem ini berfungsi untuk memantau pergerakan mobil tangki BBM secara real time.
“Dengan sistem ini, distribusi BBM dari terminal menuju SPBU dapat dipantau secara terintegrasi dan memastikan pengiriman berjalan tepat waktu, aman, dan lancar,” ujar Roberth. Pemantauan terintegrasi ini menjadi kunci dalam menjaga Kesiapan Distribusi BBM Lebaran 2026 Pertamina.
Sumber: AntaraNews