Pertamina Jamin Stok BBM dan LPG Kondisi Aman Saat Libur Nataru, Fokus ke Tempat Wisata
Lonjakan konsumsi energi diprediksi cukup tinggi di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).
PT Pertamina Patra Niaga menjamin ketersediaan energi di seluruh lini, mulai dari jalur mudik, penyeberangan, hingga destinasi wisata selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra menegaskan bahwa stok BBM dan LPG nasional dalam kondisi sangat aman. Pihaknya telah melakukan penebalan stok (stock build up) jauh-jauh hari.
"Kami memastikan seluruh infrastruktur, mulai dari terminal BBM, depot LPG, hingga SPBU di jalur krusial sudah dalam posisi siaga. Stok kami bangun (build up) untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi, terutama gasoline (bensin) dan avtur," ujar Mars Ega di Gedung Pertamina Patra Niaga, Jakarta, Senin (22/12).
Lonjakan konsumsi energi diprediksi cukup tinggi di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut). Perwakilan Regional Sumbagut melaporkan adanya tren kenaikan permintaan bahan bakar pesawat seiring meningkatnya penerbangan mudik.
"Kami memprediksi kenaikan permintaan gasoline (bensin) sebesar 3,8 persen dan avtur (bahan bakar pesawat) akan naik sekitar 5,4 persen dibandingkan kondisi normal. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi dua kali, yaitu pada 24-25 Desember pada saat malam Natal kemudian pada 31-1 Januari," ungkap perwakilan Regional Sumbagut.
Fokus Urai Kemacetan Jalur Wisata di Jawa Barat
Di wilayah Regional Jawa Bagian Barat (JBB), perhatian khusus diberikan pada jalur wisata favorit seperti Puncak (Bogor) dan Lembang (Bandung), serta jalur tol utama Jakarta-Cikampek.
Pertamina menyiagakan layanan tambahan berupa motorist (pengantaran BBM dengan motor) untuk menembus kemacetan di jalur wisata, serta Modular Dispenser di Rest Area yang tidak memiliki SPBU permanen.
"Layanan motorist kami siagakan khusus untuk menembus titik-titik kemacetan parah di jalur wisata, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan BBM di jalan. Modular dispenser juga kami tempatkan di rest area fungsional untuk memecah antrean," jelas perwakilan Regional JBB.
Jawa Timur dan Bali
Sementara itu, untuk wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus), fokus pengamanan stok tertuju pada sektor pariwisata dan penyeberangan.
"Bali menjadi konsentrasi utama karena lonjakan wisata. Selain itu, titik kritis di pelabuhan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk juga mendapat penebalan stok BBM untuk melayani antrean kendaraan logistik dan pribadi yang hendak menyeberang ke Pulau Dewata," ujar perwakilan Regional Jatimbalinus.
Reporter magang : Muhammad Naufal Syafrie