Tugu Insurance Hadirkan Harapan Baru: Bagikan Bantuan Kaki Palsu untuk Korban Kecelakaan
Tugu Insurance, anak usaha Pertamina, menyalurkan bantuan kaki palsu kepada 40 korban kecelakaan lalu lintas. Program ini hadirkan harapan baru dan semangat 'Melangkah Tanpa Batas'.
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk, atau Tugu Insurance, menyalurkan bantuan kaki palsu kepada 40 korban kecelakaan lalu lintas. Inisiatif ini merupakan bagian dari peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 28 Mei. Tujuannya adalah untuk mengembalikan semangat dan harapan bagi para penerima manfaat agar dapat kembali berkarya dan menjalani kehidupan secara mandiri.
Presiden Direktur Tugu Insurance, Adi Pramana, menjelaskan bahwa program ini bertujuan menghadirkan harapan baru. "Setiap langkah yang mereka ambil adalah simbol kebangkitan, bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus maju dan berkarya,” ujar Adi Pramana. Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi mereka untuk tidak menyerah pada keadaan.
Penyerahan bantuan kaki palsu ini diselenggarakan di Aula Kelurahan Cisaranten Endah, Bandung, Jawa Barat. Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bakti Tugu yang bertajuk "Melangkah Tanpa Batas". Tugu Insurance berkolaborasi dengan Kitabisa.org dan berhasil mengajak masyarakat luas untuk berpartisipasi aktif.
Kolaborasi dan Dukungan untuk "Melangkah Tanpa Batas"
Program TJSL Bakti Tugu "Melangkah Tanpa Batas" merupakan wujud nyata komitmen Tugu Insurance dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Melalui kolaborasi strategis dengan Kitabisa.org, program ini berhasil menjangkau lebih banyak pihak. Inisiatif ini juga mengajak masyarakat berdonasi pada momen Hari Donasi Online Nasional (Hardolnas) 2026.
Adi Pramana menyatakan bahwa kegiatan ini sukses mengumpulkan 1.570 donasi dari 672 donatur. Seluruh dana yang terkumpul kemudian disalurkan dalam bentuk alat bantu mobilitas, khususnya kaki palsu, bagi para korban kecelakaan lalu lintas. Ini menunjukkan antusiasme dan kepedulian masyarakat terhadap sesama.
Dukungan dari berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan program ini. Tugu Insurance berharap inisiatif semacam ini dapat menginspirasi lebih banyak kolaborasi. Tujuannya adalah untuk menciptakan perubahan positif yang lebih luas di tengah masyarakat.
Mengembalikan Produktivitas dan Percaya Diri Penerima Manfaat
Bantuan kaki palsu yang diserahkan diharapkan dapat membantu para penerima manfaat untuk kembali produktif dalam aktivitas sehari-hari. Alat bantu mobilitas ini menjadi jembatan bagi mereka untuk meraih kemandirian. Ini penting untuk meningkatkan kualitas hidup mereka secara signifikan.
Selain aspek fisik, program ini juga berfokus pada peningkatan rasa percaya diri penerima manfaat. Dengan kemampuan untuk bergerak lebih leluasa, mereka diharapkan dapat menjalani kehidupan secara lebih mandiri. Tugu Insurance percaya bahwa keterbatasan fisik tidak boleh menghalangi potensi seseorang.
Adi Pramana menegaskan bahwa program ini tidak hanya sekadar memberikan bantuan fisik. Lebih dari itu, ini adalah upaya membangun masyarakat yang lebih inklusif. Tugu Insurance ingin memastikan bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk melangkah tanpa batas.
Visi Jangka Panjang untuk Masyarakat Inklusif dan Berdaya
Tugu Insurance memiliki visi jangka panjang untuk program ini agar dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata yang menyeluruh bagi masyarakat. Perusahaan berharap semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh akses terhadap alat bantu yang layak. Ini akan meningkatkan kualitas hidup mereka secara berkelanjutan.
Program ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat berdaya dan berkarya tanpa batas di kalangan penerima manfaat. Melalui dukungan berkelanjutan, Tugu Insurance ingin melihat mereka berkembang. Mereka diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi orang lain.
“Kami berharap inisiatif ini dapat menginspirasi banyak pihak, sehingga kedepannya semakin banyak kolaborasi yang terbangun untuk menghadirkan perubahan positif yang lebih luas,” imbuh Adi Pramana. Ia menekankan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial adalah kunci untuk membangun masyarakat yang lebih kuat dan berdaya. Dengan demikian, kolaborasi ini penting untuk menghadirkan perubahan positif yang lebih luas di seluruh Indonesia, menjangkau lebih banyak individu yang membutuhkan dukungan.
Sumber: AntaraNews