Polda Jambi Lestarikan Lingkungan: Ribuan Mangrove Ditanam Sambut HUT Bhayangkara ke-80
Dalam rangka menyambut HUT ke-80 Bhayangkara, Polda Jambi menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan dengan program penanaman mangrove dan penebaran bibit ikan di pesisir Jambi.
Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi bersama Polres Tanjab Barat telah sukses melaksanakan program penanaman 2.000 bibit mangrove dan penebaran 2.000 bibit ikan. Kegiatan ini berlangsung di kawasan strategis Pantai Kelapa Mangrove Parit 9, Kelurahan Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Aksi peduli lingkungan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara yang akan jatuh pada tahun 2026. Inisiatif ini secara jelas menunjukkan komitmen dan kepedulian Polri terhadap pelestarian ekosistem pesisir serta habitat perairan di wilayah Provinsi Jambi.
Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, menjelaskan bahwa program ini bertujuan utama menjaga kelestarian lingkungan hidup dan memperkuat sinergi antara berbagai elemen masyarakat. Diharapkan, langkah ini akan membawa manfaat signifikan dan berkelanjutan bagi lingkungan serta kesejahteraan warga sekitar.
Komitmen Polri dalam Pelestarian Lingkungan Pesisir Jambi
Penanaman ribuan bibit mangrove dan penebaran bibit ikan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Polri dalam pelestarian lingkungan di Jambi. Fokus kegiatan ini adalah menjaga keberlanjutan kawasan pesisir dan ekosistem perairan yang sangat vital.
Kombes Pol Erlan Munaji menekankan bahwa peran Polri tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Namun, juga meliputi dukungan aktif terhadap kelestarian alam, sebuah bentuk pengabdian Polri yang lebih luas kepada bangsa.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Dirpolairud Polda Jambi Kombes Pol Dhovan Oktaviantoni, Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol Jimmy Christian Samma, dan Kapolres Tanjab Barat AKBP Maulia Kuswicaksono. Kehadiran Dandim 0419/Tanjab, Kadis Perikanan Kabupaten Tanjab Barat, personel gabungan, serta Bhayangkari, menunjukkan sinergi kuat antarlembaga.
Kolaborasi lintas sektoral ini menjadi kunci keberhasilan program pelestarian lingkungan. Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan dampak positif yang lebih besar dan berkelanjutan bagi lingkungan Jambi.
Dampak Positif Penanaman Mangrove dan Penebaran Bibit Ikan
Langkah penanaman bibit pohon mangrove memiliki dampak ekologis yang sangat signifikan. Mangrove berfungsi sebagai benteng alami terhadap abrasi pantai, penyaring polutan, serta penyedia habitat penting bagi berbagai jenis biota laut dan darat.
Selain itu, penebaran bibit ikan sebanyak 2.000 ekor ditujukan untuk memperkaya populasi ikan di perairan pesisir Tanjung Jabung Barat. Peningkatan populasi ikan ini diharapkan dapat mendukung keberlangsungan mata pencarian nelayan lokal dan menjaga ketahanan pangan.
Juru Bicara Polda Jambi, Kombes Pol Erlan, menyatakan harapannya bahwa kegiatan penanaman mangrove dan penaburan bibit ikan ini akan memberikan manfaat jangka panjang. Manfaat tersebut mencakup pelestarian lingkungan dan menjaga keseimbangan alam bagi generasi mendatang.
Polda Jambi berkomitmen untuk terus melanjutkan berbagai kegiatan sosial dan peduli lingkungan sebagai bagian dari pengabdiannya kepada masyarakat. Inisiatif ini merupakan simbol kebersamaan dan sinergi yang kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Sumber: AntaraNews