Gubernur Papua Barat Jamin Ketersediaan BBM Aman, Minta Warga Tak Panik Buying
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan memastikan ketersediaan BBM Papua Barat aman, meminta masyarakat tidak panik buying dan membeli sesuai kebutuhan untuk menjaga pasokan.
Manokwari, Papua Barat – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan bahwa ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh wilayah Papua Barat berada dalam kondisi aman. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terpancing isu kelangkaan yang dapat memicu pembelian berlebihan atau panic buying. Imbauan ini disampaikan untuk menjamin stabilitas pasokan dan distribusi BBM di tengah masyarakat.
Gubernur Dominggus Mandacan menekankan pentingnya bagi warga untuk membeli BBM sesuai kebutuhan saja, tanpa perlu panik. Pernyataan ini disampaikan setelah mengikuti ibadah Aparatur Sipil Negara (ASN) di kantor gubernur Manokwari. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaga agar pasokan BBM tetap terkendali dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pemerintah provinsi telah mengambil berbagai langkah strategis untuk memastikan pasokan BBM tetap terjaga. Koordinasi intensif terus dilakukan dengan PT Pertamina guna memantau dan melancarkan proses distribusi BBM ke setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) serta mitra penyalur lainnya di Papua Barat. Hal ini bertujuan untuk mencegah gangguan distribusi yang dapat berdampak pada masyarakat.
Jaminan Ketersediaan dan Imbauan Gubernur
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, secara langsung memastikan bahwa stok BBM di seluruh wilayahnya sangat aman. Ia mengimbau masyarakat agar tidak perlu panik dan hanya membeli BBM sesuai dengan kebutuhan harian. Pembelian dalam jumlah besar karena panik justru berpotensi mengganggu ketersediaan BBM di lapangan, menciptakan kelangkaan buatan.
Sebagai salah satu upaya pengendalian konsumsi, pemerintah provinsi juga telah menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi ASN. Kebijakan ini diberlakukan satu hari dalam sepekan, yaitu setiap hari Jumat. Harapannya, langkah ini dapat mengurangi mobilitas dan secara tidak langsung menekan konsumsi BBM secara keseluruhan di lingkungan pemerintahan.
Pemerintah daerah terus berkoordinasi erat dengan PT Pertamina untuk memastikan kelancaran distribusi. Tujuannya adalah agar tidak ada hambatan dalam penyaluran BBM dari depot ke seluruh lembaga penyalur di Papua Barat. Komunikasi yang baik antara pemerintah dan Pertamina menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas pasokan.
Langkah Pemerintah dan Koordinasi dengan Pertamina
Pemerintah daerah secara proaktif melakukan berbagai langkah untuk menjaga Ketersediaan BBM Papua Barat. Selain imbauan kepada masyarakat, koordinasi dengan PT Pertamina menjadi prioritas utama. Akhmad Sofyan Khalim dari Commercial dan Trading Business Group Pertamina menegaskan bahwa stok BBM secara nasional, termasuk di Papua Barat, terus diperkuat.
Distribusi BBM dari depot ke berbagai lembaga penyalur di Papua Barat dilakukan setiap hari, memastikan pasokan selalu tersedia. Tidak ada kendala berarti yang perlu dikhawatirkan masyarakat terkait proses penyaluran ini. Pertamina berkomitmen untuk menjaga agar distribusi berjalan normal seperti biasa.
Selain itu, Pertamina juga menerapkan sistem barcode untuk penyaluran BBM bersubsidi, seperti bensin dan solar. Sistem ini bertujuan untuk memastikan bahwa BBM subsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Ini adalah langkah konkret untuk meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi penyaluran.
Pengawasan Distribusi dan Penyaluran Tepat Sasaran
Guna memastikan Ketersediaan BBM Papua Barat tetap terjaga dan mencegah praktik penimbunan, pengawasan ketat terus dilakukan. Bupati Manokwari Hermus Indou, bersama jajarannya, sebelumnya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU. Sidak ini bertujuan untuk memantau langsung kondisi stok dan mencegah adanya penyelewengan.
Pemerintah daerah tidak hanya berhenti pada sidak, tetapi juga melakukan pemantauan secara berkala. Koordinasi dengan aparat kepolisian juga ditingkatkan untuk mengawasi kegiatan pendistribusian BBM setiap hari. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga pasokan BBM agar tetap stabil.
Bupati Hermus Indou menegaskan komitmennya untuk memastikan stok BBM di daerahnya tetap terjaga dan dikelola dengan baik. Tujuannya adalah agar seluruh masyarakat memperoleh akses BBM secara adil dan merata. Pengawasan yang ketat diharapkan dapat meminimalisir potensi penyalahgunaan dan menjamin ketersediaan bagi semua.
Sumber: AntaraNews