Bahlil Pastikan Cadangan BBM Termasuk Avtur dan LPG Masih Aman
Pemerintah memastikan cadangan BBM masih di atas standar minimum nasional.
Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan, cadangan Bahan Bakar Minyak (BBM) secara nasional masih aman. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers secara daring dari Seoul, Korea Selatan, Selasa (31/3).
Tak hanya BBM jenis bensin dan solar. Cadangan tersebut juga masih terbilang pada avtur hingga LPG.
"Yang pertama, kepada seluruh masyarakat Indonesia yang saya cintai, cadangan BBM kita semuanya di atas standar minimum nasional. Baik itu solar maupun bensin, termasuk dengan gas, termasuk dengan avtur, termasuk juga dengan LPG," kata Bahlil dalam konferensi pers, Selasa (31/3) malam.
Implementasi B50
"Artinya, sekalipun kita tahu semua bahwa ketegangan geopolitik yang belum kita tahu kapan selesai," tambahnya.
Beberapa negara lain disebutnya telah melakukan berbagai macam kebijakan dalam rangka efisiensi negaranya.
"Kita bersyukur kepada Allah SWT atas petunjuk dan arahan Bapak Presiden, cadangan BBM kita semuanya di atas standar minimal nasional," sebutnya.
Kemudian, terkait dengan implementasi B50. Tahun ini Indonesia diungkapkannya akan mengalami surplus atau keuntungan pada solar.
"Jadi ini menjadi kabar baik begitu Refinery Development Master Plan (RDMP) di Kalimantan Timur sudah kita operasikan. Yang ketiga, kami menyampaikan terkait dengan penyesuaian harga," ungkapnya.
Harga BBM Tidak Naik
"Bapak Ibu semua, kami menyampaikan bahwa pemerintah atas arahan bapak presiden dan hasil rapat, penyesuaian harga untuk BBM subsidi tidak ada penyesuaian naik ataupun turun. Artinya flat, masih pakai harga sekarang," sambungnya.
Selanjutnya, untuk BBM yang non-subsidi, sampai dengan hari ini. Pihaknya bersama dengan tim Pertamina maupun dengan SPBU-SPBU swasta lain sedang melakukan pembahasan sampai waktu selesai.
"Nah, waktunya kapan? Tunggu dulu. Jadi artinya belum juga ada penyesuaian harga, masih tetap sama. Nah, dalam rangka itu, saya meminta kepada seluruh masyarakat agar informasi yang dipegang adalah informasi yang bersumber dari pemerintah," ucapnya.
"Selain dari sumber informasi selain dari pemerintah, saya mohon agar kita juga harus lebih cerdas dalam mengelola informasi. Tujuannya apa? Agar kita tetap stabil," pungkasnya.