Menteri ESDM Bahlil: Stok BBM Aman, Tak Perlu Panic Buying
Bahlil menyampaikan produksi minyak terus dilakukan sehingga stok BBM nasional akan terus bertambah.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Dia mengatakan cadangan BBM nasional cukup untuk 23 hari sehingga masyarakat tak perlu panic buying atau membeli dengan jumlah besar.
"Stok kita itu dalam kondisi yang aman. 23 hari, enggak perlu ada panic buying. 23 hari yang dimaksudkan itu adalah di dalam tangki kita," kata Bahlil kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (12/3).
Dia menjelaskan stok BBM untuk 23 hari tersebut hanya yang berada dalam tangki penyimpanan. Bahlil menyampaikan produksi minyak terus dilakukan sehingga stok BBM nasional akan terus bertambah.
"Tapi kan produksi terus, kita produksi terus dan ada masuk terus," ujarnya.
Bahlil menyampaikan pihaknya belum mengkaji tambahan anggaran untuk subsidi energi. Sebab, pemerintah masih melihat perkembangan harga minyak dunia.
"Sampai dengan kemarin saya hitung, angka rata-rata dari Januari sampai dengan sekarang, itu belum melampaui 70 USD per barrel. Karena kemarin kan di bawah 70 USD. Nah, kemudian naik beberapa hari ini menjadi 80-90, ada yang 112 USD per barrel," jelasnya.
"Sekarang sudah turun lagi kan, di bawah 100 USD. Nanti kita lihat lah, kita exercise perkembangannya," sambung Bahlil.