Pemkab Merangin Gelar Gerakan Pangan Murah, Jaga Daya Beli Masyarakat dan Stabilkan Harga
Pemerintah Kabupaten Merangin kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya nyata menjaga daya beli masyarakat serta menstabilkan harga kebutuhan pokok di wilayahnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin, Jambi, hari ini menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah strategis. Ini merupakan upaya konkret untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok yang terkadang tidak stabil.
Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Pemkab Merangin, khususnya Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Merangin, dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Tujuannya jelas, yakni menstabilkan harga pangan sekaligus meringankan beban ekonomi warga yang memerlukan akses mudah terhadap bahan pangan.
Pelaksanaan GPM dipusatkan di Kecamatan Bangko, ibu kota kabupaten, bertepatan dengan momen hari bebas berkendara (car free day) yang ramai pengunjung. Berbagai kebutuhan pokok tersedia dengan harga yang lebih terjangkau dari harga pasar, menarik antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.
Komoditas Pangan Harga Terjangkau Jaga Inflasi Daerah
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Merangin, Ermanto, menjelaskan bahwa GPM menyediakan beragam kebutuhan pokok esensial. Mulai dari beras, minyak goreng, telur, hingga aneka sayur-mayur, cabai, dan bawang tersedia bagi masyarakat yang hadir.
Beberapa komoditas unggulan dijual dengan harga yang sangat kompetitif untuk membantu daya beli. Minyakita dibanderol Rp15.000 per liter, sementara beras program stabilisasi pasokan (SPHP) kemasan 5 kg seharga Rp55.000, jauh di bawah harga pasar.
Selain itu, sayur-mayur segar, telur, dan bumbu dapur lainnya juga ditawarkan dengan harga yang jauh lebih murah. Ini dibandingkan dengan harga jual di pasaran umum, secara signifikan membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga di Kabupaten Merangin.
Sinergi erat dengan TPID menjadi kunci dalam memonitor dan menganalisis pergerakan harga komoditas pangan. Hal ini juga memungkinkan pemerintah daerah mengambil tindakan preventif dan korektif untuk mengendalikan inflasi di wilayah tersebut secara efektif.
Gerakan Pangan Murah Rutin Sasar Seluruh Kecamatan
Wakil Bupati Merangin, Abdul Khafidh, menyatakan bahwa Gerakan Pangan Murah ini tidak hanya berhenti di ibu kota kabupaten. Program ini akan menyasar seluruh kecamatan di wilayahnya, memastikan pemerataan akses pangan murah bagi semua warga Merangin.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat pada pelaksanaan hari ini, pemerintah berencana menjadikan kegiatan ini agenda rutin. GPM akan dilaksanakan setiap dua pekan sekali, terutama saat momen car free day, untuk menjangkau lebih banyak warga.
Program ini dinilai sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang terjangkau. Selain itu, GPM juga berperan penting dalam mengontrol stabilitas harga pangan di pasar agar tidak terjadi lonjakan yang merugikan konsumen.
Keberlanjutan program ini diharapkan dapat terus meringankan beban ekonomi warga Merangin secara berkelanjutan. Sekaligus memastikan ketersediaan pasokan pangan yang memadai dengan harga yang wajar bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sumber: AntaraNews