Pemkab Kudus Pastikan Jalan Raya Kudus Nihil Lubang Jelang Mudik Lebaran
Pemerintah Kabupaten Kudus berupaya keras memastikan semua akses Jalan Raya Kudus Nihil Lubang jelang Lebaran, dengan perbaikan intensif dilakukan untuk kenyamanan pemudik dan target zero lubang pada tahun 2026.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, memastikan seluruh akses jalan raya di wilayahnya siap dilalui pemudik tanpa hambatan. Upaya perbaikan jalan telah dilakukan jauh hari demi kenyamanan perjalanan Lebaran. Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menegaskan komitmen ini pada Sabtu (14/3).
Langkah proaktif ini diambil untuk menjamin kondisi jalan yang mulus dan bebas lubang. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kerusakan jalan yang ditemukan. Hal ini agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
Dengan demikian, Pemkab Kudus bertekad menciptakan pengalaman mudik yang aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan. Target "zero lubang" di ruas jalan kabupaten diharapkan tercapai. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah.
Strategi Perbaikan Jalan Menyeluruh
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus telah mengerahkan lima tim khusus untuk perbaikan jalan. Tim-tim ini bertugas menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai kerusakan jalan. Perbaikan dilakukan secara responsif dan terkoordinasi.
Menurut Bupati Kudus Sam'ani Intakoris, masyarakat dapat melaporkan jalan rusak melalui Dinas PUPR atau aplikasi Kudus Sehat. Mekanisme pelaporan yang mudah ini bertujuan mempercepat penanganan. Ini juga menunjukkan transparansi pemerintah daerah.
Kepala Dinas PUPR Kudus Harry Wibowo menambahkan, perbaikan jalan khusus menyambut mudik Lebaran sudah dimulai lebih awal. Bahkan, Dinas PUPR juga menerjunkan empat tim tambahan untuk melakukan perbaikan jalan menggunakan anggaran rutin.
Fokus Area dan Target Pemeliharaan Jalan
Tim perbaikan jalan Dinas PUPR Kudus memiliki area sasaran yang spesifik. Tim pertama fokus pada Jalan Tergo-Glagah dan Jalan Tanjungrejo-Kandangmas. Sementara itu, tim kedua menyasar Jalan Menara Kudus.
Tim ketiga bertanggung jawab atas perbaikan Jalan Krawang-Jojo dan Jalan Hadipoo-Dau. Sedangkan tim keempat diarahkan ke Jalan Krawang-Dau. Pembagian tugas ini memastikan cakupan perbaikan yang merata di jalan-jalan kabupaten.
Harry Wibowo menjelaskan, fokus perbaikan adalah jalan kabupaten. Jalan provinsi maupun nasional menjadi kewenangan wilayah provinsi atau pusat. Pemkab Kudus berkomitmen penuh pada infrastruktur di bawah tanggung jawabnya.
Target Zero Lubang dan Kondisi Jalan Terkini
Selain perbaikan lubang, Dinas PUPR juga menerjunkan tim pembersihan jalan dari tumbuhan rumput. Beberapa ruas jalan yang dibersihkan meliputi Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Dersalam-UMK, Jalan Veteran, dan Jalan Rendeng-Mlati Kidul. Ini untuk meningkatkan estetika dan keamanan jalan.
Pemkab Kudus menargetkan "zero lubang" atau nihil kerusakan di ruas jalan kabupaten pada tahun 2026. Total panjang jalan kabupaten mencapai 580,417 kilometer. Target ambisius ini menunjukkan visi jangka panjang Pemkab Kudus.
Saat ini, kondisi kemantapan jalan di Kudus telah mencapai 91,7 persen. Angka ini menunjukkan progres signifikan dalam pemeliharaan infrastruktur jalan. Upaya terus dilakukan untuk mencapai target 100 persen jalan mantap.
Sumber: AntaraNews