OJK: Pasar Modal Masih Terpengaruh Risiko Global, Namun Prospek Domestik Tetap Solid
Kondisi pasar modal saat ini masih dipengaruhi oleh tingginya faktor risiko di pasar global.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Inarno Djajadi, menyatakan bahwa kondisi pasar modal saat ini masih dipengaruhi oleh tingginya faktor risiko di pasar global.
Menurutnya hal itu dipicu oleh ketidakpastian kebijakan tarif pemerintah Amerika Serikat (AS), eskalasi perang dagang, indikasi cooling off perekonomian AS, dan juga dinamika geopolitik.
Sementara di sisi domestik, perekonomian masih menunjukkan prospek pertumbuhan yang relatif solid. Hal itu didukung oleh konsumsi domestik yang cukup kuat, investasi yang tetap tumbuh. Namun memang ada sejumlah tantangan yang dihadapi yang tidak kalah kompleksnya.
"Selain itu, dari sektor keuangan kami mencatat bahwa kinerja sektor jasa keuangan dari awal tahun ini itu tetap solid meskipun tantangan ekonomi global dan juga domestik masih membayangi," kata Inarno dalam konferensi pers, Jakarta Rabu (19/3).
Namun begitu, pihaknya meyakini bahwa secara keseluruhan kondisi fundamental perusahaan dan juga emiten masih baik.
"Dalam konteks ini, kami mengarahkan sektor jasa keuangan untuk mengambil peran dalam mendorong pertumbuhan. Kami terus melakukan assessment bersama dengan SRO dan juga berkoordinasi dengan pelaku pasar untuk menyiapkan berbagai langkah strategis dalam rangka menghadapi tantangan saat ini sebagai bentuk mitigasi terhadap kondisi pasar yang berfluktuatif dan juga dimana OJK pada kondisi tersebut mengimplementasikan berbagai kebijakan dalam rangka menjaga stabilitas dengan memberikan perlindungan dan juga ruang bagi investor untuk pengambilan keputusan," tutup Inarno.