Momen Penting: BRI Finance Perkuat Tata Kelola Perusahaan dengan Kejari Makassar, Jamin Integritas Bisnis!
BRI Finance tegaskan komitmen pada **tata kelola** bersih melalui MoU dengan Kejari Makassar, memastikan penanganan hukum efektif dan lingkungan usaha bebas risiko. Bagaimana dampaknya?
PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) secara resmi mengumumkan langkah strategisnya dalam memperkuat tata kelola perusahaan. Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar, Sulawesi Selatan.
Langkah proaktif ini bertujuan untuk membangun lingkungan bisnis yang bersih, transparan, dan berintegritas tinggi. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penanganan serta penyelesaian masalah hukum di bidang perdata dan tata usaha negara.
Penandatanganan MoU ini dilaksanakan pada Selasa (14/10) di Aula Kejari Makassar. Pimpinan Cabang BRI Multifinance Makassar, Syahrial, bersama Kepala Kejaksaan Negeri Makassar, Nauli Rahim Siregar, S.H., M.H., menjadi perwakilan dalam momen penting tersebut.
Sinergi Strategis untuk Integritas Bisnis
Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menjelaskan bahwa sinergi ini merupakan upaya proaktif perusahaan. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan usaha yang kondusif, profesional, dan bebas dari risiko hukum yang dapat menghambat operasional.
Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan dapat mendukung pemulihan keuangan negara melalui penegakan hukum yang efektif. BRI Finance berkomitmen untuk memastikan setiap aspek bisnisnya berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku.
Wahyudi Darmawan menekankan pentingnya langkah ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Hal ini untuk memastikan keberlanjutan bisnis dan menjaga kepercayaan seluruh pemangku kepentingan.
Peran Kejari Makassar dalam Perlindungan Hukum
Melalui kerja sama ini, Kejaksaan Negeri Makassar akan berperan sebagai Jaksa Pengacara Negara. Mereka akan memberikan pendampingan serta perlindungan hukum yang komprehensif kepada BRI Finance Cabang Makassar.
Pendampingan ini mencakup potensi sengketa perdata maupun tata usaha negara, baik melalui bantuan hukum litigasi maupun non-litigasi. Peran ini krusial untuk meminimalkan risiko hukum yang mungkin dihadapi perusahaan pembiayaan.
Perlindungan hukum yang optimal sangat vital dalam industri pembiayaan yang kompleks. Ini memastikan semua proses, mulai dari pembiayaan hingga penagihan dan penyelesaian sengketa, dilakukan sesuai aturan hukum.
Investasi Jangka Panjang dan Kepercayaan Publik
Wahyudi Darmawan menegaskan bahwa kerja sama dengan Kejari Makassar bukan sekadar pendampingan hukum biasa. Ini adalah investasi jangka panjang dalam memperkuat **tata kelola** perusahaan dan keberlanjutan bisnis BRI Finance.
Setiap langkah yang diambil oleh BRI Finance harus selalu berada dalam koridor hukum dan prinsip integritas. Hal ini bertujuan untuk memberikan layanan pembiayaan yang aman, terpercaya, dan berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh nyata sinergi positif antara institusi keuangan dan lembaga penegak hukum. Tujuannya adalah mendukung stabilitas dan keberlanjutan sektor pembiayaan di Makassar.
Melalui kerja sama ini, BRI Finance berupaya memastikan perlindungan hukum yang optimal bagi perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan demikian, setiap keputusan bisnis dapat diambil secara aman, terukur, dan transparan, memperkuat **tata kelola** yang baik.
Sumber: AntaraNews