Menghitung Besaran Gaji Sri Mulyani Usai Ditunjuk Jadi Dewan Pengurus Gates Foundation
Yayasan Gates telah mengumumkan bahwa Sri Mulyani Indrawati resmi ditunjuk sebagai anggota Dewan Pengurus (Governing Board).
Yayasan Gates telah mengumumkan penunjukan Sri Mulyani Indrawati sebagai anggota Dewan Pengurus (Governing Board). Sri Mulyani dikenal sebagai Menteri Keuangan terlama di Indonesia dan merupakan wanita pertama yang mengisi posisi tersebut, serta pernah menjabat sebagai Direktur Pelaksana dan Chief Operating Officer di Bank Dunia.
"Sri Mulyani membawa pengalaman mendalam dalam membentuk hasil ekonomi yang berkeadilan---keahlian yang sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang yayasan ini," kata CEO Gates Foundation, Mark Suzman, dalam rilis resmi pada Selasa (13/1).
Namun, belum ada informasi resmi mengenai besaran gaji yang akan diterima Sri Mulyani sebagai anggota Dewan Pengurus. Sebagai gambaran, yayasan ini dikenal memberikan gaji tinggi kepada karyawan dan peneliti yang direkrut.
Berdasarkan informasi dari Levels.fyi, gaji seorang Manajer Program di Gates Foundation mencapai Rp 286,93 juta per bulan. Sementara itu, gaji untuk posisi ilmuwan data berkisar antara Rp 271,48 juta hingga Rp 393,98 juta per bulan, dan untuk posisi Insinyur Perangkat Lunak mencapai Rp 255 juta per bulan.
Rekam Jejak Panjang Sri Mulyani
Sri Mulyani adalah seorang ekonom yang diakui secara internasional, dengan rekam jejak yang panjang dalam memimpin reformasi lembaga keuangan dan mendorong kebijakan yang memperkuat ketahanan ekonomi serta pertumbuhan yang inklusif. Pengalamannya yang luas dalam kebijakan ekonomi dan pembangunan diharapkan dapat memberikan perspektif yang berharga bagi tata kelola dan misi Gates Foundation.
"Sri Mulyani membawa pengalaman mendalam dalam membentuk hasil ekonomi yang berkeadilan---keahlian yang sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang yayasan ini," kata CEO Gates Foundation, Mark Suzman, dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (13/1).
"Kepemimpinannya akan membantu memastikan sumber daya kami terus digunakan untuk memperluas kesempatan, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh dunia," tambahnya.
Motivasi Sri Mulyani Memajukan Perekonomian Indonesia
Sri Mulyani telah resmi bergabung dengan dewan pengurus dalam momen yang sangat signifikan bagi Gates Foundation. Pada tahun lalu, pendiri sekaligus ketua yayasan, Bill Gates, mengumumkan komitmen yang bersejarah untuk menggunakan dana abadi yayasan dalam jangka waktu 20 tahun ke depan.
Fokus utama yayasan ini adalah untuk mencapai tiga tujuan besar, yaitu mengakhiri kematian ibu dan bayi yang dapat dicegah, memastikan generasi mendatang bebas dari penyakit menular yang mematikan, serta mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan menuju kesejahteraan.
"Dengan waktu 20 tahun untuk memberikan dampak terbesar bagi mereka yang paling membutuhkan, saya merasa terhormat bergabung dengan dewan Gates Foundation di masa penuh tantangan dan peluang ini," ungkap Sri Mulyani.
Ia juga menambahkan bahwa yayasan ini telah beroperasi hampir satu dekade, dengan kerjasama yang erat dalam menjelajahi bagaimana teknologi baru dapat memperluas kesempatan serta mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
"Saya termotivasi untuk membawa pengalaman saya di bidang keuangan global, kebijakan ekonomi, dan tata kelola yang baik untuk upaya-upaya penting ini dalam menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kesejahteraan."
Daftar Tokoh Lain Dewan Pengurus Gates Foundation
Dalam dewan pengurus, Sri Mulyani akan berkolaborasi dengan sejumlah tokoh global, seperti Ashish Dhawan, Dr. Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J. Tierney, Mark Suzman, dan Bill Gates. Di sisi lain, Baroness Nemat (Minouche) Shafik saat ini sedang mengambil cuti untuk menjalankan tugas sebagai penasihat ekonomi utama Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer.
Selain pengumuman tersebut, Gates Foundation juga telah membentuk divisi baru yang bernama Africa and India Offices (AIO) untuk memperkuat peran kawasan dan negara dalam pengambilan keputusan strategis. Divisi ini dipimpin oleh Ankur Vora, yang juga menjabat sebagai Chief Strategy Officer. Langkah ini menegaskan komitmen Gates Foundation untuk memfokuskan perhatian pada Afrika dan India sebagai wilayah kunci dalam upaya meningkatkan kesehatan, pembangunan, dan pengentasan kemiskinan. Yayasan ini juga menunjuk Hari Menon sebagai Presiden Global Growth and Opportunity (GGO), yang akan memimpin berbagai program strategis, mulai dari pertanian, sistem keuangan inklusif, hingga pendidikan global.