Sri Mulyani Masuk Dewan Direksi Gates Foundation
CEO Gates Foundation Mark Suzman menyatakan, Sri Mulyani membawa pengalaman mendalam dalam membentuk kebijakan ekonomi yang berkeadilan.
Gates Foundation mengumumkan penunjukan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebagai anggota direksi lembaga filantropi tersebut.
CEO Gates Foundation Mark Suzman menyatakan, Sri Mulyani membawa pengalaman mendalam dalam membentuk kebijakan ekonomi yang berkeadilan.
Keahlian tersebut dinilai krusial untuk mendukung tujuan jangka panjang yayasan, terutama dalam memastikan pemanfaatan sumber daya yang efektif untuk memperluas kesempatan, mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat global.
“Kepemimpinannya akan membantu memastikan bahwa sumber daya kita terus digunakan untuk memperluas kesempatan, mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, dan meningkatkan hasil bagi masyarakat di seluruh dunia,” ujar Mark dalam laman resmi Gates Foundation dikutip Selasa (13/1).
Pernyataan Sri Mulyani
Dalam pernyataannya, Sri Mulyani mengaku terhormat bergabung dengan dewan pengurus Gates Foundation di tengah tantangan dan peluang global yang besar.
Ia menyebut, kolaborasinya dengan yayasan tersebut telah berlangsung hampir satu dekade, terutama dalam kajian pemanfaatan teknologi baru untuk memperluas kesempatan dan mendorong pembangunan yang inklusif serta berkelanjutan.
“Dengan waktu 20 tahun untuk memberikan dampak sebesar mungkin dalam kehidupan mereka yang paling membutuhkan, saya merasa terhormat untuk bergabung dengan dewan direksi Gates Foundation guna berkontribusi pada momen penting yang penuh tantangan dan peluang ini,” kata Dr. Indrawati.
“Saya sangat termotivasi untuk membawa pengalaman saya di bidang keuangan global, kebijakan ekonomi, dan tata kelola pemerintahan yang baik ke dalam upaya-upaya penting ini untuk menyelamatkan nyawa dan meningkatkan taraf hidup,” tambahnya.
Sri Mulyani akan bergabung bersama anggota dewan lainnya, termasuk Ashish Dhawan, Dr. Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J. Tierney, Mark Suzman, dan Bill Gates.
Sementara itu, Baroness Nemat (Minouche) Shafik saat ini tengah mengambil cuti untuk menjalankan tugas sebagai penasihat ekonomi utama Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.