Lonjakan Penumpang Bandara SMB II Nataru: Lebih dari 192 Ribu Orang Padati Palembang
Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang mencatat lonjakan signifikan Penumpang Bandara SMB II Nataru, melayani 192.312 orang selama libur akhir tahun.
Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, mencatatkan peningkatan luar biasa dalam jumlah penumpang selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Sebanyak 192.312 penumpang telah dilayani, menunjukkan tren pertumbuhan yang positif dibandingkan tahun sebelumnya.
Angka impresif ini dihimpun selama periode operasional Posko Terpadu Angkutan Udara, yang berlangsung dari tanggal 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Peningkatan ini menjadi indikator kuat pulihnya mobilitas masyarakat pasca-pandemi serta daya tarik Palembang sebagai destinasi.
General Manager Bandara Internasional SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Shahab, menyatakan bahwa kondisi operasional bandara berjalan lancar. Koordinasi yang baik antar pemangku kepentingan turut menjamin keamanan dan keselamatan selama masa sibuk tersebut.
Peningkatan Trafik dan Frekuensi Penerbangan
Capaian jumlah penumpang yang mencapai 192.312 orang ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 4,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini menandakan Bandara SMB II semakin menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin bepergian melalui jalur udara.
Tidak hanya volume Penumpang Bandara SMB II Nataru, frekuensi pergerakan pesawat juga mengalami tren positif dengan peningkatan mencapai 9,8 persen. Total 1.305 penerbangan tercatat selama periode Nataru, menunjukkan aktivitas penerbangan yang sangat dinamis.
Puncak arus mudik terjadi pada tanggal 24 Desember, dengan volume penumpang mencapai 11.000 orang dalam satu hari. Tingginya trafik udara ini didukung oleh terealisasinya 19 penerbangan tambahan atau extra flight, yang sebagian besar melayani rute menuju Jakarta.
Data operasional lebih lanjut menunjukkan tingkat keterisian pesawat (load factor) selama libur panjang tersebut menyentuh angka 81,6 persen. Sementara itu, utilisasi slot penerbangan mencapai 93,3 persen, menandakan penggunaan kapasitas bandara yang optimal.
Evaluasi Kinerja dan Tantangan Ketepatan Waktu
Meskipun operasional secara keseluruhan berjalan tertib dan lancar, Ahmad Syaugi Shahab memberikan catatan penting terkait ketepatan waktu penerbangan atau On Time Performance (OTP). OTP Bandara SMB II selama masa Nataru tercatat di angka 70 persen.
Angka OTP ini menjadi poin penting dalam evaluasi pelayanan ke depan, meskipun pihak bandara memastikan tidak ada penumpang yang sampai terlantar. “OTP selama periode Nataru tercatat mencapai 70 persen, namun kami memastikan tidak ada penumpang yang sampai terlantar,” kata Syaugi.
Seluruh hasil pantauan dari posko terpadu ini akan menjadi rujukan utama untuk perbaikan di masa mendatang. Fokus utama perbaikan akan meliputi pengelolaan kepadatan di jam-jam sibuk serta peningkatan aspek ketepatan waktu penerbangan.
Syaugi menegaskan bahwa koordinasi yang baik antar pemangku kepentingan akan terus ditingkatkan. “Koordinasi berjalan baik, namun tetap menjadi bahan evaluasi bersama, khususnya dalam peningkatan ketepatan waktu penerbangan,” tambahnya, menunjukkan komitmen terhadap pelayanan prima.
Sumber: AntaraNews